Keris Indonesia

8 Pin8 Pengikut
KERIS Nagasasra luk 13 koleksi Museum Etnologi Nasional Leiden. Dikutip dari buku Isaac Groneman "The Javanese Kris" terbitan C Zwartenkot Art Books, Leiden and KITLV Press, Leiden... Panjang 50 cm, PakBo

KERIS Nagasasra luk 13 koleksi Museum Etnologi Nasional Leiden. Dikutip dari buku Isaac Groneman "The Javanese Kris" terbitan C Zwartenkot Art Books, Leiden and KITLV Press, Leiden... Panjang 50 cm, PakBo

Rangda is the demon queen of the leyaks in Bali, according to traditional Balinese mythology. Terrifying to behold, the child-eating Rangda leads an army of evil witches against the leader of the forces of good — Barong. The battle between Barong and Rangda is featured in a Barong dance which represents the eternal battle between good and evil.[1] Rangda is a term in old Javanese that means "widow."

Rangda is the demon queen of the leyaks in Bali, according to traditional Balinese mythology. Terrifying to behold, the child-eating Rangda leads an army of evil witches against the leader of the forces of good — Barong. The battle between Barong and Rangda is featured in a Barong dance which represents the eternal battle between good and evil.[1] Rangda is a term in old Javanese that means "widow."

Old Keris 5 Luk Pandawa Ngulit Semongko Mataram Senopaten

Old Keris 5 Luk Pandawa Ngulit Semongko Mataram Senopaten

Keris Jalak Sangu Tumpeng Mataram Pedaringan Kebak  Dapur Keris Jalak merupakan dapur keris yang telah ada sejak jaman kuno. Bagi sebagian penggemar keris, dapur Jalak Sangu Tumpeng dipercaya sebagai pusaka yang mempunyai tuah ke-rejeki-an atau memudahkan mencari nafkah. Bagi sebagian orang hal semacam ini dianggap kepercayaan yang mistik dan sirik. Meski dalam kenyataannya, nuansa Kultural leluhur (khususnya orang jawa) akan sulit ditinggalkan sampai kapan pun dalam memandang suatu pusaka.

Keris Jalak Sangu Tumpeng Mataram Pedaringan Kebak Dapur Keris Jalak merupakan dapur keris yang telah ada sejak jaman kuno. Bagi sebagian penggemar keris, dapur Jalak Sangu Tumpeng dipercaya sebagai pusaka yang mempunyai tuah ke-rejeki-an atau memudahkan mencari nafkah. Bagi sebagian orang hal semacam ini dianggap kepercayaan yang mistik dan sirik. Meski dalam kenyataannya, nuansa Kultural leluhur (khususnya orang jawa) akan sulit ditinggalkan sampai kapan pun dalam memandang suatu pusaka.

Old Keris Lurus Jalak Ruwuh Tirto Tejo Yogyakarta

Old Keris Lurus Jalak Ruwuh Tirto Tejo Yogyakarta

Keris Sumatra  Acquired in 1995 this beautiful Sumatran Keris has a finely carved deer's horn hilt and a thin straight blade dating back the early 20th century with a pamor "Lawe Satukel" or "Benang Saukel", the sheath is in wood and ivory, the mendak in bras.

Keris Sumatra Acquired in 1995 this beautiful Sumatran Keris has a finely carved deer's horn hilt and a thin straight blade dating back the early 20th century with a pamor "Lawe Satukel" or "Benang Saukel", the sheath is in wood and ivory, the mendak in bras.

Old Keris 9 Luk Sempana Mrambut Pajang

Old Keris 9 Luk Sempana Mrambut Pajang

Keris Dhapur Brojol, Tangguh Tuban Pajajaran

Keris Dhapur Brojol, Tangguh Tuban Pajajaran


Ide lainnya
Pinterest
Cari