Menyelinap di Lorong Kotagede

Bermain labirin di kawasan Kotagede
9 Pins30 Followers
Dari jalan Mondorakan kayuhan sepeda saya terus berlanjut menyusuri lorong gang di belakang Masjid Besar Kotagede. Lorong tersebut seolah melambaikan tangan sebagai tanda menerima kehadiran saya. Dinding batu-bata tua tersebut seakan-akan menceritakan kisah hidupnya yang sudah berjalan lebih dari tiga abad kepada saya. Masjid Besar Kotagede berada dalam wilayah administrasi Desa Jagalan, Kecamatan Banguntapan, Bantul.

Dari jalan Mondorakan kayuhan sepeda saya terus berlanjut menyusuri lorong gang di belakang Masjid Besar Kotagede. Lorong tersebut seolah melambaikan tangan sebagai tanda menerima kehadiran saya. Dinding batu-bata tua tersebut seakan-akan menceritakan kisah hidupnya yang sudah berjalan lebih dari tiga abad kepada saya. Masjid Besar Kotagede berada dalam wilayah administrasi Desa Jagalan, Kecamatan Banguntapan, Bantul.

Selain itu, di Kedai 27 Mak Cik Syarifah ada sesuatu yang unik dan menjadi ciri khas kedai makan di Malaysia. Setiap meja selalu disediakan satu set teko air putih yang digunakan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Satu set teko tersebut biasanya terpasang tulisan tidak untuk diminum agar pengunjung tidak meminum air tersebut. (aanardian/salamgowes)

Selain itu, di Kedai 27 Mak Cik Syarifah ada sesuatu yang unik dan menjadi ciri khas kedai makan di Malaysia. Setiap meja selalu disediakan satu set teko air putih yang digunakan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Satu set teko tersebut biasanya terpasang tulisan tidak untuk diminum agar pengunjung tidak meminum air tersebut. (aanardian/salamgowes)

Seusai menyelesaikan misi menyelinap di lorong Kotagede, saya memutuskan mengisi perut yang lapar dengan menu Nasi Lemak Kedai 27 utara perempatan lapangan Karang. Saya menyebutnya Nasi Lemak Mak Cik Syarifah, karena kuliner tersebut berasal dari negeri Jiran Malaysia. Nasi Lemak menjadi salah satu hidangan nasional warga Malaysia, memasuki bulan Ramadhan hidangan tersebut menjadi salah satu menu wajib berbuka puasa.

Seusai menyelesaikan misi menyelinap di lorong Kotagede, saya memutuskan mengisi perut yang lapar dengan menu Nasi Lemak Kedai 27 utara perempatan lapangan Karang. Saya menyebutnya Nasi Lemak Mak Cik Syarifah, karena kuliner tersebut berasal dari negeri Jiran Malaysia. Nasi Lemak menjadi salah satu hidangan nasional warga Malaysia, memasuki bulan Ramadhan hidangan tersebut menjadi salah satu menu wajib berbuka puasa.

Kayuhan sepeda terus menyusuri lorong-lorong labirin tersebut, saya sempatkan mengabadikan gang kecil yang hanya bisa dilewati oleh satu sepeda dan satu pejalan kaki. Gang tersebut menghubungkan jalan Mondorakan ke bagian tembok belakang Masjid Besar Kotagede. Menyelinap di antara tembok-tembok rumah yang saling berdempetan, toleransi dan saling menyapa menjadi kunci keramahan dari himpitan tembok-tembok tinggi tersebut.

Kayuhan sepeda terus menyusuri lorong-lorong labirin tersebut, saya sempatkan mengabadikan gang kecil yang hanya bisa dilewati oleh satu sepeda dan satu pejalan kaki. Gang tersebut menghubungkan jalan Mondorakan ke bagian tembok belakang Masjid Besar Kotagede. Menyelinap di antara tembok-tembok rumah yang saling berdempetan, toleransi dan saling menyapa menjadi kunci keramahan dari himpitan tembok-tembok tinggi tersebut.

Mengutip pernyataan Laretna T. Adhisakti, peneliti dan staf pengajar Jurusan Teknik Arsitektur UGM yang dimuat di majalah National Geografi Traveler Juli 2010, Vol 2, No 4, "Rumah ini memiliki bsngun arsitektur omah kalang salah satu tipe rumah Kotagede selain tradisional."

Mengutip pernyataan Laretna T. Adhisakti, peneliti dan staf pengajar Jurusan Teknik Arsitektur UGM yang dimuat di majalah National Geografi Traveler Juli 2010, Vol 2, No 4, "Rumah ini memiliki bsngun arsitektur omah kalang salah satu tipe rumah Kotagede selain tradisional."

Selain lorong gang, ciri khas lain dari Kotagede adalah jalan rukunan. Pada umumnya jalan rukunan difungsikan sebagai tempat bersosialisasi warga dan tempat menggelar hajat, pernikahan, acara tujuhbelasan dan takziah. Jalan ini biasa dijumpai di dekat area makan/masjid. Jalan ini merupakan bentukan dari deretan ruang terbuka di antara dalem dan pendapa.

Selain lorong gang, ciri khas lain dari Kotagede adalah jalan rukunan. Pada umumnya jalan rukunan difungsikan sebagai tempat bersosialisasi warga dan tempat menggelar hajat, pernikahan, acara tujuhbelasan dan takziah. Jalan ini biasa dijumpai di dekat area makan/masjid. Jalan ini merupakan bentukan dari deretan ruang terbuka di antara dalem dan pendapa.

Penelusuran kawasan Kotagede saya mulai dari jalan Mondorakan, ruas jalan yang didominasi pertokoan. Ruas jalan ini menjadi akses utama yang ingin menelusuri lorong perkampungan Kotagede.  Pada pagi itu ruas jalan tersebut menampakan keriuhan orang-orang beraktifitas mulai dari berangkat atau pulang dari pasar. Terlebih lagi ketika memasuki pasaran Wage, jalan Mondorakan menjadi macet karena banyak pedagang tumpah ruah memanfaatkan momen tersebut untuk berjualan

Penelusuran kawasan Kotagede saya mulai dari jalan Mondorakan, ruas jalan yang didominasi pertokoan. Ruas jalan ini menjadi akses utama yang ingin menelusuri lorong perkampungan Kotagede. Pada pagi itu ruas jalan tersebut menampakan keriuhan orang-orang beraktifitas mulai dari berangkat atau pulang dari pasar. Terlebih lagi ketika memasuki pasaran Wage, jalan Mondorakan menjadi macet karena banyak pedagang tumpah ruah memanfaatkan momen tersebut untuk berjualan

Pinterest
Search