Writing

4 Pin113 Pengikut
Seharian menghabiskan waktu di Movie Day @ACFFest 2014, saya belajar banyak tentang kejujuran disini: http://bit.ly/1nQ7apX.

Seharian menghabiskan waktu di Movie Day @ACFFest 2014, saya belajar banyak tentang kejujuran disini: http://bit.ly/1nQ7apX.

tulisan saya tentang KBJamming Vol. 15 @KedaiBukuJenny >> http://bit.ly/1nPUTSk.

tulisan saya tentang KBJamming Vol. 15 @KedaiBukuJenny >> http://bit.ly/1nPUTSk.

U2 merilis album digital bersama Apple Inc.? Ayo baca pengamatan saya tentang kolaborasi ini di http://bit.ly/1nSflMS.

U2 merilis album digital bersama Apple Inc.? Ayo baca pengamatan saya tentang kolaborasi ini di http://bit.ly/1nSflMS.

Musisi bisa berhaji di festival musik. Terus haji yang mabrur itu bagaimana? Dhihram Tenrisau punya jawabannya di http://bit.ly/1s0AgnV.

Musisi bisa berhaji di festival musik. Terus haji yang mabrur itu bagaimana? Dhihram Tenrisau punya jawabannya di http://bit.ly/1s0AgnV.


Ide lainnya
Menurut Freud, laki-laki lebih mengenal ID ketika perempuan lebih mengenal Super Ego. Ini kenapa ya? Terus, akibatnya apa? Dhysaussure punya penjelasannya di sini, http://revi.us/kenapa-cowok-lale/

Menurut Freud, laki-laki lebih mengenal ID ketika perempuan lebih mengenal Super Ego. Ini kenapa ya? Terus, akibatnya apa? Dhysaussure punya penjelasannya di sini, http://revi.us/kenapa-cowok-lale/

Pasti pernah kan, menjadi "pendengar" dari curhatan supir truk yang kata-katanya nendang itu? Yuk baca pengamatan Weny Mukaddas terhadap tren posting-posting curhatan ini di http://revi.us/dua-anak-cukup-dua-istri-bangkrut/

Pasti pernah kan, menjadi "pendengar" dari curhatan supir truk yang kata-katanya nendang itu? Yuk baca pengamatan Weny Mukaddas terhadap tren posting-posting curhatan ini di http://revi.us/dua-anak-cukup-dua-istri-bangkrut/

Karena Perang menyedihkan dan menyakitkan, maka kita harus terus memperjuangkan perdamaian. Mari sama-sama merenungkan tulisan Ibe S. Palogai ini, http://revi.us/kita-butuh-berita-kepada-kawan-bukan-lawan/

Karena Perang menyedihkan dan menyakitkan, maka kita harus terus memperjuangkan perdamaian. Mari sama-sama merenungkan tulisan Ibe S. Palogai ini, http://revi.us/kita-butuh-berita-kepada-kawan-bukan-lawan/

Rona Merah adalah tumbal. Dari kebiadaban siapa? Yuk baca catatan akhir bulan Septembernya Randie Akbar di http://revi.us/rona-merah-diganyang-kekuasaan/

Rona Merah adalah tumbal. Dari kebiadaban siapa? Yuk baca catatan akhir bulan Septembernya Randie Akbar di http://revi.us/rona-merah-diganyang-kekuasaan/

Awalnya adalah buku Islam dan Doktrin Peradaban. Kemudian Nurcholish Madjid, yang kerap disapa Cak Nur menjadi inspirasi bagi Dhihram Tenrisau. Apa yang membuatnya betah membaca karya-karya Cak Nur? Kenapa Dhihram menyebut beliau "Guru Bangsa"? Ayo kenalan lebih jauh di http://revi.us/saya-dan-cak-nur/

Awalnya adalah buku Islam dan Doktrin Peradaban. Kemudian Nurcholish Madjid, yang kerap disapa Cak Nur menjadi inspirasi bagi Dhihram Tenrisau. Apa yang membuatnya betah membaca karya-karya Cak Nur? Kenapa Dhihram menyebut beliau "Guru Bangsa"? Ayo kenalan lebih jauh di http://revi.us/saya-dan-cak-nur/

Foto selalu bisa bercerita dengan tajam. Mari melihat kondisi Pandang Raya pasca penggusuran yang sempat diabadikan oleh Chairiza di http://revi.us/tumbangnya-pandang-raya-2/

Foto selalu bisa bercerita dengan tajam. Mari melihat kondisi Pandang Raya pasca penggusuran yang sempat diabadikan oleh Chairiza di http://revi.us/tumbangnya-pandang-raya-2/

Kekasih kamu tulus bilang "aku mencintaimu"? Kata Jacques Derrida, bisa saja tidak. Dhysaussure dari Katakerja menjelaskan kenapa Derrida berpendapat seperti itu di sini, http://revi.us/ada-apa-dengan-aku-mencintaimu/

Kekasih kamu tulus bilang "aku mencintaimu"? Kata Jacques Derrida, bisa saja tidak. Dhysaussure dari Katakerja menjelaskan kenapa Derrida berpendapat seperti itu di sini, http://revi.us/ada-apa-dengan-aku-mencintaimu/

Seandainya, galau tidak hanya berhenti pada status-status di media sosial. Seandainya, semua kegalauan bisa menjadi sebuah tulisan seperti yang dilakukan Meike Karolus ini, http://revi.us/galau-transformer-galau-transformatif/ Seandainya...

Seandainya, galau tidak hanya berhenti pada status-status di media sosial. Seandainya, semua kegalauan bisa menjadi sebuah tulisan seperti yang dilakukan Meike Karolus ini, http://revi.us/galau-transformer-galau-transformatif/ Seandainya...

Maukah kamu menemani Novidia jalan-jalan ke dunia tanpa selfie? Kalau sudah di sana, apa kamu mau selfie dulu sebelum pulang? Ayo, kemasi barangmu lalu klik, http://revi.us/mari-tamasya-ke-dunia-tanpa-selfie/

Maukah kamu menemani Novidia jalan-jalan ke dunia tanpa selfie? Kalau sudah di sana, apa kamu mau selfie dulu sebelum pulang? Ayo, kemasi barangmu lalu klik, http://revi.us/mari-tamasya-ke-dunia-tanpa-selfie/

Penggunaan partikel kata tertentu dalam bahasa Makassar untuk menjaga kesopanan dalam berbahasa membuat Ibe S. Palogai resah. Menurutnya, cara Luffi si bajak laut itu menjalin hubungan dengan orang yang lebih tua tanpa menggunakan kata-kata yang sopan justru lebih mampu menjalin hubungan yang akrab dan saling menghargai. Lho? Heran? Mau tahu lebih lanjut? Baca http://revi.us/luffi-dan-feodalisme-bahasa/ aja.

Penggunaan partikel kata tertentu dalam bahasa Makassar untuk menjaga kesopanan dalam berbahasa membuat Ibe S. Palogai resah. Menurutnya, cara Luffi si bajak laut itu menjalin hubungan dengan orang yang lebih tua tanpa menggunakan kata-kata yang sopan justru lebih mampu menjalin hubungan yang akrab dan saling menghargai. Lho? Heran? Mau tahu lebih lanjut? Baca http://revi.us/luffi-dan-feodalisme-bahasa/ aja.

Pinterest
Cari