Alfin Ilaikha

Alfin Ilaikha

16
Followers
6
Following
I'm my own woman, Alfin.
Alfin Ilaikha
More ideas from Alfin
"Aku besok pulang", gumamnya. Aku tetap akan menyambutmu, memenuhi memorimu dengan gurauan wanita yang sudah lama tak bertemu lelakinya, namun dengan rasa yang berbeda. Kau dan aku yang beberapa manit lalu sempat menjadi kita, tidak mengubah apapun. Kecuali satu; gumamku.

"Aku besok pulang", gumamnya. Aku tetap akan menyambutmu, memenuhi memorimu dengan gurauan wanita yang sudah lama tak bertemu lelakinya, namun dengan rasa yang berbeda. Kau dan aku yang beberapa manit lalu sempat menjadi kita, tidak mengubah apapun. Kecuali satu; gumamku.

Membiarkan yang seharusnya tidak menjadi liar adalah kesalahan; yang pada akhirnya hanya akan terselesaikan dengan membunuh salah satu karakter dari kami; aku. Kentara sekali pada tiap laluan yang sudah kami lewati. Kami terbagi menjadi dua; dahi yang menepi.

Membiarkan yang seharusnya tidak menjadi liar adalah kesalahan; yang pada akhirnya hanya akan terselesaikan dengan membunuh salah satu karakter dari kami; aku. Kentara sekali pada tiap laluan yang sudah kami lewati. Kami terbagi menjadi dua; dahi yang menepi.

Aku melakukanya. Mendapati lelaki yang sedang bernegosiasi dengan lirih, itu membahagiakan. Bersua, Ia menyatakan iya. Ini hal mudah untuk dua manusia yang dihatinya sedang terdapat luka, lara.  Dan ini menjadi semakin mudah, jika saja yang lalu-lalu itu hanya di lalui saja tanpa ada pengulangan peran di hari ini. Ia tau, Ia merasa. Aku melakukanya.

Aku melakukanya. Mendapati lelaki yang sedang bernegosiasi dengan lirih, itu membahagiakan. Bersua, Ia menyatakan iya. Ini hal mudah untuk dua manusia yang dihatinya sedang terdapat luka, lara. Dan ini menjadi semakin mudah, jika saja yang lalu-lalu itu hanya di lalui saja tanpa ada pengulangan peran di hari ini. Ia tau, Ia merasa. Aku melakukanya.