9 Jenis Celana Dalam Wanita

Seiring berjalannya waktu celana dalam wanita kini telah memiliki berbagai bentuk dan desain. Masing-masing model celana dalam mempunyai peranan yang berbeda dalam pemakaiannya. Berdasarkan fungsinya, pakaian dalam tidak hanya 'bertugas' melindungi aset tersembunyi wanita, tapi juga meningkatkan rasa percaya dir. Jadi, apa saja jenis celana dalam yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan serta gaya busana Anda? Berikut adalah 9 jenis celana dalam wanita yang Anggrek-Liar rangkumkan untuk Anda:
9 Pin171 Pengikut
9. HIGH WAIST Celana dalam model high-waist dirancang untuk merampingkan perut. Biasanya pada wanita berumur atau wanita yang baru melahirkan akan muncul tonjolan/gelambir di sekitar perut. Tentunya hal ini menyebabkan tidak anggun jika menggunakan pakaian yang ketat. Untuk mengelabuhinya, gunakanlah celana dalam jenis high-waist.

9. HIGH WAIST Celana dalam model high-waist dirancang untuk merampingkan perut. Biasanya pada wanita berumur atau wanita yang baru melahirkan akan muncul tonjolan/gelambir di sekitar perut. Tentunya hal ini menyebabkan tidak anggun jika menggunakan pakaian yang ketat. Untuk mengelabuhinya, gunakanlah celana dalam jenis high-waist.

1. BRIEF Garis pinggang pada celana dalam tipe brief jatuh tepat di garis pusar atau sedikit dibawah pusar. Bagian bokong tertutup melebihi garis pangkal paha. Model ini menutupi seluruh bagian depan dan belakang. Sangat cocok digunakan bagi mereka yang berperut buncit dan berpinggul lebar karena akan menutupi pinggang dan pinggul yang berlemak.

1. BRIEF Garis pinggang pada celana dalam tipe brief jatuh tepat di garis pusar atau sedikit dibawah pusar. Bagian bokong tertutup melebihi garis pangkal paha. Model ini menutupi seluruh bagian depan dan belakang. Sangat cocok digunakan bagi mereka yang berperut buncit dan berpinggul lebar karena akan menutupi pinggang dan pinggul yang berlemak.

3. BIKINI  Keunggulan celana dalam tipe bikini ialah potongannya yang menutupi bokong secara sempurna. Celana dalam tipe bikini cocok digunakan ketika Anda sedang melakukan aktivitas yang tinggi.

3. BIKINI Keunggulan celana dalam tipe bikini ialah potongannya yang menutupi bokong secara sempurna. Celana dalam tipe bikini cocok digunakan ketika Anda sedang melakukan aktivitas yang tinggi.

4. THONG Thong adalah celana dalam dengan model minimalis. Sisi belakang mirip dengan g-string, namun sisi depan lebih tertutup dibanding model G-String.  Selain itu bahan dan tali thong lebih tebal dibanding G-String. Cocok dikenakan saat mengenakan celana ketat, agar garis celana dalam tidak terlihat jelas.

4. THONG Thong adalah celana dalam dengan model minimalis. Sisi belakang mirip dengan g-string, namun sisi depan lebih tertutup dibanding model G-String. Selain itu bahan dan tali thong lebih tebal dibanding G-String. Cocok dikenakan saat mengenakan celana ketat, agar garis celana dalam tidak terlihat jelas.

5. Boyshorts Boyshorts merupakan celana dalam wanita yang memiliki bentuk model seperti celana boxer pria, namun lebih pendek dan lebih pas di pinggul. Celana dalam ini lebih menyerupai celana bermodel hipster dengan potongan pinggang yang lebih tinggi.

5. Boyshorts Boyshorts merupakan celana dalam wanita yang memiliki bentuk model seperti celana boxer pria, namun lebih pendek dan lebih pas di pinggul. Celana dalam ini lebih menyerupai celana bermodel hipster dengan potongan pinggang yang lebih tinggi.

8. LOW RISE / BRIEF Celana dalam hipster, disebut juga low rise, artinya celana dalam berpotongan rendah. Celana dalam ini berada di bawah pinggul dengan model penuh. Tipe low rise ini cocok digunakan dengan celana bertipe hipsters pula. Selain itu, tipe hipsters ini cocok bila dipakai oleh wanita yang memiliki torso rendah atau bagi para wanita yang memilki bentuk pinggul besar. Dengan potongan rendah, maka pinggul akan tersamarkan.

8. LOW RISE / BRIEF Celana dalam hipster, disebut juga low rise, artinya celana dalam berpotongan rendah. Celana dalam ini berada di bawah pinggul dengan model penuh. Tipe low rise ini cocok digunakan dengan celana bertipe hipsters pula. Selain itu, tipe hipsters ini cocok bila dipakai oleh wanita yang memiliki torso rendah atau bagi para wanita yang memilki bentuk pinggul besar. Dengan potongan rendah, maka pinggul akan tersamarkan.

2. HIP HUGGER Model celana dalam hip hugger ini melekat pas di bagian pangkal paha dan pinggul. Celana dalam ini cocok digunakan bagi mereka yang memiliki pinggul besar.

2. HIP HUGGER Model celana dalam hip hugger ini melekat pas di bagian pangkal paha dan pinggul. Celana dalam ini cocok digunakan bagi mereka yang memiliki pinggul besar.

6. STRING : V, C, G Dirancang khusus agar pantyline tidak terlihat jelas ketika Anda mengenakan celana ketat. Celana dalam model ini tidak menutupi bokong dengan menyeluruh.  - G-string: bahan tali g-string tipis dan bagian depannya kecil. - V-string mempunyai tali terhubung ke pinggang dengan segitiga yang tepat di atas bokong. Bentuk ini mirip huruf "V" di bagian belakang. - C-string tidak memiliki tali di sekitar garis pinggul, jika dilihat dari samping mirip huruf C.

6. STRING : V, C, G Dirancang khusus agar pantyline tidak terlihat jelas ketika Anda mengenakan celana ketat. Celana dalam model ini tidak menutupi bokong dengan menyeluruh. - G-string: bahan tali g-string tipis dan bagian depannya kecil. - V-string mempunyai tali terhubung ke pinggang dengan segitiga yang tepat di atas bokong. Bentuk ini mirip huruf "V" di bagian belakang. - C-string tidak memiliki tali di sekitar garis pinggul, jika dilihat dari samping mirip huruf C.

7. CHEEKY Cheeky merupakan model celana dalam yang mirip dengan celana dalam bermodel bikini atau hipster, namun bagian belakang celana dalam bermodel cheeky lebih terbuka di bagian belakang.

7. CHEEKY Cheeky merupakan model celana dalam yang mirip dengan celana dalam bermodel bikini atau hipster, namun bagian belakang celana dalam bermodel cheeky lebih terbuka di bagian belakang.

Pinterest • Katalog dunia ide
Cari