Nanti, kalau kamu mau tidur, percayalah aku sedang mengucapkan selamat tidur dari jauh. Kamu gak akan denger. - Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Nanti, kalau kamu mau tidur, percayalah aku sedang mengucapkan selamat tidur dari jauh. Kamu gak akan denger. - Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Nanti, kalau kamu mau tidur, percayalah aku sedang mengucapkan selamat tidur dari jauh. Kamu gak akan denger. - Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Nanti, kalau kamu mau tidur, percayalah aku sedang mengucapkan selamat tidur dari jauh. Kamu gak akan denger. - Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Kalau kamu merasa tidak ku perhatikan, maaf, Aku sibuk memantau lingkunganmu, barangkali ada yang mengganggumu, ku hajar dia! - Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Kalau kamu merasa tidak ku perhatikan, maaf, Aku sibuk memantau lingkunganmu, barangkali ada yang mengganggumu, ku hajar dia! - Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Dilan selalu tahu bagaimana caranya membuat aku tertawa. Aku senang. - Milea (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Dilan selalu tahu bagaimana caranya membuat aku tertawa. Aku senang. - Milea (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Aku selalu merasa senang jika bertemu dengannya. Aku selalu merasa nyaman jika berada di dekatnya, dan kurindu jika jauh. - Milea (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Aku selalu merasa senang jika bertemu dengannya. Aku selalu merasa nyaman jika berada di dekatnya, dan kurindu jika jauh. - Milea (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Milea, kamu cantik. Tapi, aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja.  - Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Milea, kamu cantik. Tapi, aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja. - Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Risiko tinggi mencintaimu. - Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Risiko tinggi mencintaimu. - Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Milea, ramalanku, kita akan ketemu di kantin, ternyata salah. Maaf. Tapi aku mau meramal lagi. Besok kita akan ketemu.  - Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Milea, ramalanku, kita akan ketemu di kantin, ternyata salah. Maaf. Tapi aku mau meramal lagi. Besok kita akan ketemu. - Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)

Pinterest
Search