KERIS Nagasasra luk 13 koleksi Museum Etnologi Nasional Leiden. Dikutip dari buku Isaac Groneman "The Javanese Kris" terbitan C Zwartenkot Art Books, Leiden and KITLV Press, Leiden... Panjang 50 cm, PakBo

The Kris or Keris is an asymmetrical dagger with distinctive blade-patterning achieved through alternating laminations of iron and nickelous iron (pamor).

KERIS Naga luk 11 pemberian dari Pangeran Ngabehi dari Yogyakarta. Museum Etnologi Leiden mendapatkan keris berpendhok rinaja werdi bertatahkan berlian ini pada tahun 1893 dengan membelinya dari mantan Gubernur Jendral Hindia Belanda 1861-1866, Baron Sloet van de Beele. Dimensi panjang bilah 47 cm... PakBo

KERIS Naga luk 11 pemberian dari Pangeran Ngabehi dari Yogyakarta. Museum Etnologi Leiden mendapatkan keris berpendhok rinaja werdi bertatahkan berlian ini pada tahun 1893 dengan membelinya dari mantan Gubernur Jendral Hindia Belanda 1861-1866, Baron Sloet van de Beele. Dimensi panjang bilah 47 cm... PakBo

KERIS Nagasasra luk 11 koleksi Museum Etnologi Nasional Leiden, Belanda. Menurut buku Isaac Groneman "The Javanese Kris" terbitan C Zwartenkof Art Books, Leiden and KITLV Press, Leiden, keris ini didapat museum tersebut pada tahun 1893, dibeli dari Baron Sloet van de Beele yang pernah jadi Gubernur Jendral Hindia Belanda pada 1861-1866.. Panjang 48,8 cm Upcoming in 2015: Tosan Aji the Movie

KERIS Nagasasra luk 11 koleksi Museum Etnologi Nasional Leiden, Belanda. Menurut buku Isaac Groneman "The Javanese Kris" terbitan C Zwartenkof Art Books, Leiden and KITLV Press, Leiden, keris ini didapat museum tersebut pada tahun 1893, dibeli dari Baron Sloet van de Beele yang pernah jadi Gubernur Jendral Hindia Belanda pada 1861-1866.. Panjang 48,8 cm Upcoming in 2015: Tosan Aji the Movie

Kris Dagger  Dated: 20th century Culture: Javanese Measurements: overall length 46 cm

Kris Dagger Dated: century Culture: Javanese Measurements: overall length 46 cm

The kris or keris is a prized asymmetrical dagger most strongly associated with the culture of Indonesia, but also indigenous to Malaysia, Thailand and Brunei. It is known as kalis in the southern Philippines. The kris is famous for its distinctive wavy blade, but in the past, most had straight blades.

In UNESCO gave the title Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity to the kris of Indonesia. In return, UNESCO urged Indonesia to preserve their heritage.

Kris Dagger  Dated: 20th century Culture: Javanese Measurements: overall length 46 cm

Kris Dagger Dated: century Culture: Javanese Measurements: overall length 46 cm

Pinterest
Search