Dimana? Dimana dirimu disaat aku membutuhkanmu? Dimana dirimu disaat aku mencarimu? Kau menghilang disaat aku merasa sendiri. Justru kau hadir disaat aku tak menginginkan keberadaan mu.  Apakah kau marah? Apakah kau kecewa? Atas apa yang ku lakukan di hari kemarin? Katakan kepadaku. Jangan membuatku terdiam. Lalu membuatku bertanya-tanya hingga saat ini  Jawablah. Aku tak ingin menyesal dengan keinginanku. Dan aku juga tak ingin kembali jika aku terjebak pada keadaan yang sama tuk kesekian…

Dimana? Dimana dirimu disaat aku membutuhkanmu? Dimana dirimu disaat aku mencarimu? Kau menghilang disaat aku merasa sendiri. Justru kau hadir disaat aku tak menginginkan keberadaan mu. Apakah kau marah? Apakah kau kecewa? Atas apa yang ku lakukan di hari kemarin? Katakan kepadaku. Jangan membuatku terdiam. Lalu membuatku bertanya-tanya hingga saat ini Jawablah. Aku tak ingin menyesal dengan keinginanku. Dan aku juga tak ingin kembali jika aku terjebak pada keadaan yang sama tuk kesekian…

Dimana? Dimana dirimu disaat aku membutuhkanmu? Dimana dirimu disaat aku mencarimu? Kau menghilang disaat aku merasa sendiri. Justru kau hadir disaat aku tak menginginkan keberadaan mu.  Apakah kau marah? Apakah kau kecewa? Atas apa yang ku lakukan di hari kemarin? Katakan kepadaku. Jangan membuatku terdiam. Lalu membuatku bertanya-tanya hingga saat ini.  Jawablah. Aku tak ingin menyesal dengan keinginanku. Dan aku juga tak ingin kembali jika aku terjebak pada keadaan yang sama tuk kesekian…

Dimana? Dimana dirimu disaat aku membutuhkanmu? Dimana dirimu disaat aku mencarimu? Kau menghilang disaat aku merasa sendiri. Justru kau hadir disaat aku tak menginginkan keberadaan mu. Apakah kau marah? Apakah kau kecewa? Atas apa yang ku lakukan di hari kemarin? Katakan kepadaku. Jangan membuatku terdiam. Lalu membuatku bertanya-tanya hingga saat ini. Jawablah. Aku tak ingin menyesal dengan keinginanku. Dan aku juga tak ingin kembali jika aku terjebak pada keadaan yang sama tuk kesekian…

Mengapa kau datang? Disaat aku tak mengharapkan kehadiranmu. Mengapa kau datang? Disaat aku tak menginginkan keberadaanmu. Mengapa kau datang? Disaat aku telah berusaha melupakan mu.  Mengapa? Aku telah berusaha untuk berlari dari duniamu. Aku telah berusaha untuk menghilang dari kehidupanmu. Aku telah berusaha untuk melenyapkan segala tentangmu dari kehidupanku.  Apa belum cukup? Aku merasa terluka. Apa belum cukup? Aku merasa tersiksa. Apa belum cukup? Aku merasa tersakiti?  Apa yang…

Mengapa kau datang? Disaat aku tak mengharapkan kehadiranmu. Mengapa kau datang? Disaat aku tak menginginkan keberadaanmu. Mengapa kau datang? Disaat aku telah berusaha melupakan mu. Mengapa? Aku telah berusaha untuk berlari dari duniamu. Aku telah berusaha untuk menghilang dari kehidupanmu. Aku telah berusaha untuk melenyapkan segala tentangmu dari kehidupanku. Apa belum cukup? Aku merasa terluka. Apa belum cukup? Aku merasa tersiksa. Apa belum cukup? Aku merasa tersakiti? Apa yang…

Mengapa kau datang? Disaat aku tak mengharapkan kehadiranmu. Mengapa kau datang? Disaat aku tak menginginkan keberadaanmu. Mengapa kau datang? Disaat aku telah berusaha melupakan mu.  Mengapa? Aku telah berusaha untuk berlari dari duniamu. Aku telah berusaha untuk menghilang dari kehidupanmu. Aku telah berusaha untuk melenyapkan segala tentangmu dari kehidupanku.  Apa belum cukup? Aku merasa terluka. Apa belum cukup? Aku merasa tersiksa. Apa belum cukup? Aku merasa tersakiti?  Apa yang…

Mengapa kau datang? Disaat aku tak mengharapkan kehadiranmu. Mengapa kau datang? Disaat aku tak menginginkan keberadaanmu. Mengapa kau datang? Disaat aku telah berusaha melupakan mu. Mengapa? Aku telah berusaha untuk berlari dari duniamu. Aku telah berusaha untuk menghilang dari kehidupanmu. Aku telah berusaha untuk melenyapkan segala tentangmu dari kehidupanku. Apa belum cukup? Aku merasa terluka. Apa belum cukup? Aku merasa tersiksa. Apa belum cukup? Aku merasa tersakiti? Apa yang…

Mengapa Allāh memberimu hidayah? . Karena Allāh melihat ada kebaikan didalam dirimu. . Hidayah itu adalah hadiah dari Allāh. . Hidayah itu adalah suatu petunjuk dari Allah agar engkau menjadi hamba yg lebih baik. . Dan ternyata itu sangat mudah menyapa mu. . Keluarkanlah sedikit usahamu niscaya Allah menjemput kesungguhanmu.. . Bukankah Allāh Tuhanku dan Tuhanmu . Pernah berfirmandalam hadits qudsi: "Barang siapa yang mendekat pada-Ku sejengkal niscaya Aku akan mendekat padanya sehasta Siapa…

Mengapa Allāh memberimu hidayah? . Karena Allāh melihat ada kebaikan didalam dirimu. . Hidayah itu adalah hadiah dari Allāh. . Hidayah itu adalah suatu petunjuk dari Allah agar engkau menjadi hamba yg lebih baik. . Dan ternyata itu sangat mudah menyapa mu. . Keluarkanlah sedikit usahamu niscaya Allah menjemput kesungguhanmu.. . Bukankah Allāh Tuhanku dan Tuhanmu . Pernah berfirmandalam hadits qudsi: "Barang siapa yang mendekat pada-Ku sejengkal niscaya Aku akan mendekat padanya sehasta Siapa…

Jangan pernah memarahi anak2 di Masjid !  MHQ : TAWA "MALAIKAT" DI MESJID  Pengusiran dan penghardikan anak-anak di mesjid menjadi pemandangan biasa di Indonesia.Mata-mata tajam dan kata-kata kasar keluar dari BKM "jahiliyah" ... kecamuk antara wajah sangar orangtua di rumah yang menghalaunya ke mesjid dan wajah seram BKM "jahiliyah" yang mengusirnya ... seolah merengut kebhagiaan masa kecilnya...Jika anak-anak muslim berlari ... riang ... tawa...di mesjid itu lah ciri khas…

Jangan pernah memarahi anak2 di Masjid ! MHQ : TAWA "MALAIKAT" DI MESJID Pengusiran dan penghardikan anak-anak di mesjid menjadi pemandangan biasa di Indonesia.Mata-mata tajam dan kata-kata kasar keluar dari BKM "jahiliyah" ... kecamuk antara wajah sangar orangtua di rumah yang menghalaunya ke mesjid dan wajah seram BKM "jahiliyah" yang mengusirnya ... seolah merengut kebhagiaan masa kecilnya...Jika anak-anak muslim berlari ... riang ... tawa...di mesjid itu lah ciri khas…

Nafas tlah terhenti Detak jantung tak berdegup kembali Badan yg sejuk terbujur kaku Tak ada lagi yg dapat ku lakukan selain terdiam sambil menunggu jenazahku dibawa ke pemakaman  Awan bergerak berlari seperti saling berkejaran Terdengar suara langkah demi langkah orang membawaku menuju pemakaman  Hari ini aku MATI ... Perlahan orang orang mulai membuka kerandaku Kemudian perlahan mereka memasukkan ku ke dalam suatu tempat Tempat yg tak pernah ku bayangkan di dunia  tak pernah ku lihat…

Nafas tlah terhenti Detak jantung tak berdegup kembali Badan yg sejuk terbujur kaku Tak ada lagi yg dapat ku lakukan selain terdiam sambil menunggu jenazahku dibawa ke pemakaman Awan bergerak berlari seperti saling berkejaran Terdengar suara langkah demi langkah orang membawaku menuju pemakaman Hari ini aku MATI ... Perlahan orang orang mulai membuka kerandaku Kemudian perlahan mereka memasukkan ku ke dalam suatu tempat Tempat yg tak pernah ku bayangkan di dunia tak pernah ku lihat…

Apa yang ku tunggu? Aku sudah tak memiliki pilihan selain meninggalkanmu. Walau kau tak memintaku tuk menetap. Namun ego ku ingin menemani mu.  Menemani langkahmu. Menenami inginmu. Tetapi bukan untukku. Aku tak mengapa. Ini takdirku.  Mengagumimu. Bukanlah sebuah kesalahan yang ingin ku sesali. Tapi mengagumimu. Adalah caraku untuk terus berbuat adil pada perasaanku.  Dimana aku harus tetap berdiam diri. Menahan segala yang tela berkecamuk didalam hati. Walau menyiksa. Walau menyakitkan…

Apa yang ku tunggu? Aku sudah tak memiliki pilihan selain meninggalkanmu. Walau kau tak memintaku tuk menetap. Namun ego ku ingin menemani mu. Menemani langkahmu. Menenami inginmu. Tetapi bukan untukku. Aku tak mengapa. Ini takdirku. Mengagumimu. Bukanlah sebuah kesalahan yang ingin ku sesali. Tapi mengagumimu. Adalah caraku untuk terus berbuat adil pada perasaanku. Dimana aku harus tetap berdiam diri. Menahan segala yang tela berkecamuk didalam hati. Walau menyiksa. Walau menyakitkan…

Apa yang ku tunggu? Aku sudah tak memiliki pilihan selain meninggalkanmu. Walau kau tak memintaku tuk menetap. Namun ego ku ingin menemani mu.  Menemani langkahmu. Menenami inginmu. Tetapi bukan untukku. Aku tak mengapa. Ini takdirku.  Mengagumimu. Bukanlah sebuah kesalahan yang ingin ku sesali. Tapi mengagumimu. Adalah caraku untuk terus berbuat adil pada perasaanku.  Dimana aku harus tetap berdiam diri. Menahan segala yang tela berkecamuk didalam hati. Walau menyiksa. Walau menyakitkan…

Apa yang ku tunggu? Aku sudah tak memiliki pilihan selain meninggalkanmu. Walau kau tak memintaku tuk menetap. Namun ego ku ingin menemani mu. Menemani langkahmu. Menenami inginmu. Tetapi bukan untukku. Aku tak mengapa. Ini takdirku. Mengagumimu. Bukanlah sebuah kesalahan yang ingin ku sesali. Tapi mengagumimu. Adalah caraku untuk terus berbuat adil pada perasaanku. Dimana aku harus tetap berdiam diri. Menahan segala yang tela berkecamuk didalam hati. Walau menyiksa. Walau menyakitkan…

Dan aku kembali. Dengan harapan. Ada sebuah hal yang bisa ku relakan setelah ini. Yaitu dirimu.  Aku sudah berusaha menyibukkan diri. Segala hal yang bisa ku lakukan jika memang itu berguna untukku. Akan ku lakukan seikhlas nya. Agar aku bisa tak begitu menghadirkan sosokmu didalam pikiran ku.  Karena yang aku takutkan. Aku hanya larut dalam kisahku. Kisah yang belum memiliki arah dan tujuannya. Dan hanya menjadi seorang yang senang berangan-angan. Bermimpi. Tetapi berkat itulah aku juga…

Dan aku kembali. Dengan harapan. Ada sebuah hal yang bisa ku relakan setelah ini. Yaitu dirimu. Aku sudah berusaha menyibukkan diri. Segala hal yang bisa ku lakukan jika memang itu berguna untukku. Akan ku lakukan seikhlas nya. Agar aku bisa tak begitu menghadirkan sosokmu didalam pikiran ku. Karena yang aku takutkan. Aku hanya larut dalam kisahku. Kisah yang belum memiliki arah dan tujuannya. Dan hanya menjadi seorang yang senang berangan-angan. Bermimpi. Tetapi berkat itulah aku juga…

Pinterest
Cari