Pinterest • Katalog dunia ide

PKK klaim bertanggung jawab atas serangan bom mobil Turki ANKARA (Arrahmah.com) - Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang di Turki mengaku bertanggung jawab pada Jum'at (1/4/2016) atas serangan bom mobil yang menewaskan tujuh polisi pasukan khusus dan melukai 27 orang di wilayah tenggara ungkap sebuah pernyataan di situs PKK. Sebagaimana dilasir Al Jazeera PKK telah berupaya melawan negara Turki sejak tahun 1984 awalnya untuk kemerdekaan Kurdi meskipun sekarang mereka menuntut otonomi…

Lebih dari 50 Negara Muslim Kecam Iran karena Dukung Terorisme Sesi akhir KTT OKI ke-13 ditutup Jumat (15/4) di Istanbul Turki. (Foto: Anadolu) ISTANBUL (SALAM-ONLINE): Lebih dari 50 Kepala Negara Islam mengecam Iran karena dinilai sebagai pendukung terorisme di Suriah Bahrain Yaman dan Somalia. Demikian kesimpulan akhir Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Negara-negara Islam (KTT-OKI) ke-13 di Istanbul Turki Jumat (15/4) yang juga dihadiri oleh Presiden Iran Hassan Rouhani…

Deklarasi JITU Bandung Gelar Diskusi Kudeta Turki dalam Bingkai Media BANDUNG (SALAM-ONLINE): Organisasi profesi jurnalis Jurnalis Islam Bersatu (JITU) cabang Bandung akan menggelar diskusi bertajuk Kudeta Turki dalam Bingkai Media bertempat di Gedung Wakaf99 Jl. Sidomukti no 99H Bandung Ahad (7/8/2016) pagi. Ketua panitia diskusi Maharevin mengatakan diskusi akan dibarengi dengan Deklarasi JITU cabang Bandung. Menurut Mahar isu Kudeta Turki cukup membetot perhatian dunia Islam. Sebagai…

[TRANSLATE] Pernyataan Resmi JYP Terhadap Rumor Tzuyu TWICE Pro Kemerdekaan Taiwan

1

Pemimpin Partai Islam Terbesar Bangladesh Dihukum Mati Hanya Erodgan yang Tegas Mengecam "Tetap bersabar" adalah kata-kata terakhir dari pemimpin Jamaat-e-Islami Bangladesh Motiur Rahman Nizami sebelum digantung tadi malam demikian dikatakan anaknya. Satu jam setelah mengubur ayahnya Mohammad Nakibur Rahman mengatakan kepada kantor berita Turki Anadolu Agency pada hari Rabu (11/5/2016) bahwa Nizami "meminta kita semua untuk tetap bersabar" dan berharap untuk "kita semua satu sama lain…

Amanat Sang Raja Kontribusi Jogja dan Berdirinya Republik Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan wilayah pertama di Negara Kesatuan Republik Indonesia pascaproklamasi kemerdekaan pada 1945 setelah Sri Sultan Hamenku Buwono IX yang berkuasa di Keraton Yogyakarta saat itu menyatakan bergabung. Saat itu tidak ada satu kerajaan maupun negara-negara bentukan Belanda yang menyatakan bergabung dengan NKRI sehingga Yogyakarta merupakan wilayah pertama di NKRI. Menurut kerabat Keraton…

Fraksi PAN Minta Stop Teror terhadap Umat Islam dan Desak Kapolri Copot Kadiv Humas Teguh Juwarno JAKARTA (SALAM-ONLINE): Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI sangat menyayangkan pernyataan Kadiv Humas Polri Irjen (Pol) Anton Charliyan di Mabes Polri pada Selasa (5/4) kemarin. Anton menuduh ada organisasi tertentu yang dianggap proteroris karena mencoba melindungi Siyono. Meskipun tidak menunjuk satu kelompok atau organisasi tertentu tetapi dari pernyataan tersebut jelas mengarah ke…

PLINTAT-PLINTUTNYA Kemenpora Soal Bonus Untuk Owi/Butet [portalpiyungan.com]Dalam konferensi pers yang diadakan sesaat setelah kontingen Indonesia yang bertanding di Olimpiade Rio 2016 kembali ke Tanah Air Menpora Imam Nahrawi menjanjikan akan memberikan bonus sesuai perjanjian awal tanpa dipotong pajak dan diberikan kepada masing-masing atlet sejumlah Rp. 5 Miliar. Keterangan ini berbeda dengan pernyataan Imam Nahrawi sehari sesudah Owi/Butet meraih emas tanggal 18 Agustus 2016 kepada…

Soal Buruh Cina Fadli Zon: Jangan Sampai Pemerintah Rampas Kesempatan Kerja Rakyatnya Fadli Zon SALAM-ONLINE: Kabar membanjirnya pekerja asing Cina di Indonesia yang kembali menjadi perbincangan hangat dalam sepekan terakhir merupakan isu sensitif yang harus disikapi secara hati-hati oleh pemerintah dan tak boleh dianggap remeh. Kita punya problem sejarah terkait konflik etnis baik pada masa kolonial maupun sesudah kemerdekaan. Itu sebabnya isu mengenai buruh asing asal Cina merupakan isu…

Enam tentara tewas dalam ledakan bom yang memukul konvoy militer Turki VAN (Arrahmah.com) - Enam tentara tewas dan dua terluka ketika sebuah bom ranjau meledak menghantam konvoy militer di tenggara Turki ujar pernyataan militer Turki pada Selasa (24/5/2016). Milisi Partai Pekerja Kurdistan (PKK) disalahkan atas serangan tersebut. Kendaraan lapis baja yang membawa tentara dihantam ledakan bom yang ditanam di tepi jalan di provinsi Van tenggara Turki ujar pernyataan tersebut. Bahan peledak…