Yunani kuno

motif ukiran minangkabau, warisan dari yunani kuno

Motif Ukiran Minangkabau, Warisan dari Yunani Kuno

motif ukiran minangkabau, warisan dari yunani kuno

Video - Mengenal Mitologi Tentang Dewa-Dewa Yunani Kuno

Video - Mengenal Mitologi Tentang Dewa-Dewa Yunani Kuno

motif ukiran minangkabau, warisan dari yunani kuno

Motif Ukiran Minangkabau, Warisan dari Yunani Kuno

motif ukiran minangkabau, warisan dari yunani kuno

Athena dikenal sebagai ‘kota para dewa’ yang merupakan ibukota sekaligus kota terbesar di Yunani. Paduan budaya modern dan klasik dapat Anda temukan disini. Berwisata di kota klasik dan bersejarah tentunya harus mengunjungi tempat-tempat tersebut diantaranya seperti Museum Acropolis yang menyimpan benda warisan budaya dan karya seni Yunani kuno. Juga ada Parthenon, yang merupakan reruntuhan monumen kuno yang masuk dalam daftar pusaka budaya Eropa.

Athena dikenal sebagai ‘kota para dewa’ yang merupakan ibukota sekaligus kota terbesar di Yunani. Paduan budaya modern dan klasik dapat Anda temukan disini. Berwisata di kota klasik dan bersejarah tentunya harus mengunjungi tempat-tempat tersebut diantaranya seperti Museum Acropolis yang menyimpan benda warisan budaya dan karya seni Yunani kuno. Juga ada Parthenon, yang merupakan reruntuhan monumen kuno yang masuk dalam daftar pusaka budaya Eropa.

Mengulas sejarah tentang yunani kuno

Mengulas sejarah tentang yunani kuno

Apa Itu Cinta? | Pengertian Cinta dari segi Etimologi Dan Terminologi Etimologi Dalam  bahasa Yunani  kuno, yang membedakan antara tiga ata...

Apa Itu Cinta? | Pengertian Cinta dari segi Etimologi Dan Terminologi Etimologi Dalam bahasa Yunani kuno, yang membedakan antara tiga ata...

Resort Yunani Kuno - Inneke's Blog

Resort Yunani Kuno - Inneke's Blog

Democritus, filusuf Yunani kuno yang hidup dari 460 SM - 370 SM, mengembangkan teori tentang penyusun suatu materi. Menurutnya, jika sebuah batu dibelah dua, kemudian setiap hasil pembelahan tersebut dibelah kembali, dan demikian seterusnya hingga tidak dapat dibelah lagi, setiap belahan batu mempunyai sifat yang sama dengan batu asal. Berdasarkan teori Democritus, atom yang menyusun setiap zat berbeda satu sama lain.

Democritus, filusuf Yunani kuno yang hidup dari 460 SM - 370 SM, mengembangkan teori tentang penyusun suatu materi. Menurutnya, jika sebuah batu dibelah dua, kemudian setiap hasil pembelahan tersebut dibelah kembali, dan demikian seterusnya hingga tidak dapat dibelah lagi, setiap belahan batu mempunyai sifat yang sama dengan batu asal. Berdasarkan teori Democritus, atom yang menyusun setiap zat berbeda satu sama lain.

Gaya rambut Yunani Kuno | Gaya Rambut

Gaya rambut Yunani Kuno | Gaya Rambut

Teori Atom Democritus tersebut ditolak oleh Aristoteles dan Plato, dua orang filusuf Yunani kuno terkemuka lainnya. Aristoteles lebih menyetujui teori Empedokles yang dikemukakan pada 432 SM. Menurut Empedokles, batu tersusun atas api, air, tanah, dan udara. Aristoteles juga melengkapi pendapat Empedokles bahwa keempat unsur penyusun zat, yaitu api, air, tanah, dan udara dapat diubah ke bentuk lainnya. Masyarakat Yunani lebih percaya teori ini.

Teori Atom Democritus tersebut ditolak oleh Aristoteles dan Plato, dua orang filusuf Yunani kuno terkemuka lainnya. Aristoteles lebih menyetujui teori Empedokles yang dikemukakan pada 432 SM. Menurut Empedokles, batu tersusun atas api, air, tanah, dan udara. Aristoteles juga melengkapi pendapat Empedokles bahwa keempat unsur penyusun zat, yaitu api, air, tanah, dan udara dapat diubah ke bentuk lainnya. Masyarakat Yunani lebih percaya teori ini.

Pinterest
Cari