KEPO ITU BAIK

KENAPA HARUS KEPO ? Sejak tahun 2012, hutan seluas 130 kali lapangan bola dihancurkan setiap jam. Bencana kebakaran menyebabkan 25 juta masyarakat Indonesia terpapar kabut asap, ribuan balita dan anak-anak di Kalimantan dan Sumatera terkena penyakit. Satwa endemik seperti orang utan dan harimau Sumatera semakin tidak jelas masa depannya. Saatnya kepo untuk menyelamatkan hutan Indonesia yang tersisa!
11 Pin752 Pengikut
Berapa nilai kerugian negara dari dampak kebakaran hutan kemarin? Angkanya mencengangkan, mencapai Rp200 triliun, setara dengan seperlima dari pendapatan pajak negara tahun 2014. Angka ini diperoleh dari kerugian di sektor kesehatan, biodiversiti, ekonomi, kerusakan kayu, pencemaran udara dan sebagainya.

Berapa nilai kerugian negara dari dampak kebakaran hutan kemarin? Angkanya mencengangkan, mencapai Rp200 triliun, setara dengan seperlima dari pendapatan pajak negara tahun 2014. Angka ini diperoleh dari kerugian di sektor kesehatan, biodiversiti, ekonomi, kerusakan kayu, pencemaran udara dan sebagainya.

#KepoituBaik

#KepoituBaik

Setuju? Mari kita cegah kabut asap dengan membuat tata kelola kehutanan Indonesia lebih transparan dan bisa diawasi masyarakat.

Setuju? Mari kita cegah kabut asap dengan membuat tata kelola kehutanan Indonesia lebih transparan dan bisa diawasi masyarakat.

Relawan Greenpeace menyekat kanal di kanal gambut yang dibangun oleh perusahaan sawit, Oktober 2007. Kanal dibangun untuk mengeringkan gambut sehingga bisa ditanami pohon sawit, namun ini adalah pangkal pengeringan dan rusaknya gambut yang kemudian akan menjadi tungku besar bagi kebakaran hutan.

Relawan Greenpeace menyekat kanal di kanal gambut yang dibangun oleh perusahaan sawit, Oktober 2007. Kanal dibangun untuk mengeringkan gambut sehingga bisa ditanami pohon sawit, namun ini adalah pangkal pengeringan dan rusaknya gambut yang kemudian akan menjadi tungku besar bagi kebakaran hutan.

Aktivis Greenpeace dan relawan dari warga Teluk Meranti, Riau sedang menyekat kanal yang mengeringkan hamparan gambut Semenanjung Kampar, November 2009.

Aktivis Greenpeace dan relawan dari warga Teluk Meranti, Riau sedang menyekat kanal yang mengeringkan hamparan gambut Semenanjung Kampar, November 2009.

Relawan Greenpeace menyekat kanal di kanal gambut yang dibangun oleh perusahaan sawit, Oktober 2007. Kanal dibangun untuk mengeringkan gambut sehingga bisa ditanami pohon sawit, namun ini adalah pangkal pengeringan dan rusaknya gambut yang kemudian akan menjadi tungku besar bagi kebakaran hutan.

Relawan Greenpeace menyekat kanal di kanal gambut yang dibangun oleh perusahaan sawit, Oktober 2007. Kanal dibangun untuk mengeringkan gambut sehingga bisa ditanami pohon sawit, namun ini adalah pangkal pengeringan dan rusaknya gambut yang kemudian akan menjadi tungku besar bagi kebakaran hutan.

Aktivis Greenpeace dan relawan dari warga Teluk Meranti, Riau sedang menyekat kanal yang mengeringkan hamparan gambut Semenanjung Kampar, November 2009.

Aktivis Greenpeace dan relawan dari warga Teluk Meranti, Riau sedang menyekat kanal yang mengeringkan hamparan gambut Semenanjung Kampar, November 2009.

Warga Sungai Tohor, Riau dan aktivis Greenpeace sedang membangun sekat kanal di Sungai Tohor, November 2014.

Warga Sungai Tohor, Riau dan aktivis Greenpeace sedang membangun sekat kanal di Sungai Tohor, November 2014.

Kebakaran hutan dan gambut pada 2014 lebih luas dari Kota Surabaya. Bagaimana dengan luasan hutan dan gambut Indonesia yang terbakar pada tahun 2015 ini? Cukup sudah, mari kita desak pemerintah untuk membuka data kehutanan kepada publik. Transparansi adalah salah satu cerminan pemerintahan yang baik dan bisa dipertanggungjawabkan.

Kebakaran hutan dan gambut pada 2014 lebih luas dari Kota Surabaya. Bagaimana dengan luasan hutan dan gambut Indonesia yang terbakar pada tahun 2015 ini? Cukup sudah, mari kita desak pemerintah untuk membuka data kehutanan kepada publik. Transparansi adalah salah satu cerminan pemerintahan yang baik dan bisa dipertanggungjawabkan.

Mari kita pastikan kedatangan Presiden kali ini ke Riau harus bisa memberi jaminan bahwa jutaan orang yang terpapar asap bisa terhindar dari kejadian serupa pada tahun mendatang. Kebakaran juga berdampak serius pada kehidupan flora dan fauna. Dibutuhkan tindakan konkret terhadap penyelesaian akar masalah, bukan sekadar memadamkan api dua kali setahun.

Mari kita pastikan kedatangan Presiden kali ini ke Riau harus bisa memberi jaminan bahwa jutaan orang yang terpapar asap bisa terhindar dari kejadian serupa pada tahun mendatang. Kebakaran juga berdampak serius pada kehidupan flora dan fauna. Dibutuhkan tindakan konkret terhadap penyelesaian akar masalah, bukan sekadar memadamkan api dua kali setahun.


Ide lainnya
Pinterest
Cari