Mata Harimau - Kalimantan

Tim Mata Harimau Greenpeace melakukan perjalanan menelusuri Bumi Kalimantan untuk menjadi saksi langsung dan mengungkap praktik penghancuran hutan Indonesia dan untuk menyuarakan perlindungan dengan mengajak masyarakat menjadi bagian dari gerakan Mata Harimau, pengawas dan penjaga hutan Indonesia. www.greenpeace.or.id/mataharimau
14 Pins770 Followers
Greenpeace menelusuri areal bekas pertambangan batubara di Kalimantan Selatan yang ditinggalkan begitu saja dan menjadi danau beracun yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan www.greenpeace.or.id/mataharimau

Greenpeace menelusuri areal bekas pertambangan batubara di Kalimantan Selatan yang ditinggalkan begitu saja dan menjadi danau beracun yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace berhenti di  depan gerbang perkebunan kelapa sawit milik Sinar Mas Grup di Sembuluh, Kalimantan Tengah. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace berhenti di depan gerbang perkebunan kelapa sawit milik Sinar Mas Grup di Sembuluh, Kalimantan Tengah. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace, menelusuri lahan gambut di dekat Tmana Nasional Sebangau yang masuk ke dalam areal perlindungan moratorium. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace, menelusuri lahan gambut di dekat Tmana Nasional Sebangau yang masuk ke dalam areal perlindungan moratorium. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace menelusuri perkebunan kelapa sawit yang berada di dekat Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah. Pembukaan hutan untuk perkebunan kelapa sawit di hutan alam dan lahan gambut mengancam iklim global bumi kita dan keberadaan satwa endemik khas Indonesia. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace menelusuri perkebunan kelapa sawit yang berada di dekat Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah. Pembukaan hutan untuk perkebunan kelapa sawit di hutan alam dan lahan gambut mengancam iklim global bumi kita dan keberadaan satwa endemik khas Indonesia. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace dalam perjalananya menelusuri hutan Kalimantan berpapasan dengan truk truk pengangkut batubara yang menjadi salah satu penyebab hancurnya hutan Kalimantan. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace dalam perjalananya menelusuri hutan Kalimantan berpapasan dengan truk truk pengangkut batubara yang menjadi salah satu penyebab hancurnya hutan Kalimantan. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace melewati jalanan yang dulu menjadi jalan bagi log log penebangan HPH dan kini menjadi jalan bagi pertambangan batubara. Hutan Kalimantan dan kekayaan hayati di dalamnya semakin terancam akibat pembukaan hutan untuk perkebunan kelapa sawit dan batubara. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace melewati jalanan yang dulu menjadi jalan bagi log log penebangan HPH dan kini menjadi jalan bagi pertambangan batubara. Hutan Kalimantan dan kekayaan hayati di dalamnya semakin terancam akibat pembukaan hutan untuk perkebunan kelapa sawit dan batubara. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace di danau bekas galian pertambangan batubara yang kini menjadi penyebab banjir bagi penduduk setempat www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace di danau bekas galian pertambangan batubara yang kini menjadi penyebab banjir bagi penduduk setempat www.greenpeace.or.id/mataharimau

Greenpeace menelusuri areal bekas pertambangan batubara di Kalimantan Selatan yang ditinggalkan begitu saja dan kini menjadi danau beracun yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan

Greenpeace menelusuri areal bekas pertambangan batubara di Kalimantan Selatan yang ditinggalkan begitu saja dan kini menjadi danau beracun yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan

Greenpeace melakukan perjalanan menelusuri Kalimantan untuk mencari bukti perusakan hutan dan untuk menyuarakan perlindungan terhadap  hutan Kalimantan rumah Orangutan, Enggang, dan satwa eksotis lainnya khas Indonesia yang masih tersisa

Greenpeace melakukan perjalanan menelusuri Kalimantan untuk mencari bukti perusakan hutan dan untuk menyuarakan perlindungan terhadap hutan Kalimantan rumah Orangutan, Enggang, dan satwa eksotis lainnya khas Indonesia yang masih tersisa

Tim Mata Harimau Greenpeace dalam perjalanan menelusuri hutan Kalimantan bertemu dengan truk pengangkut gelondongan kayu dari hutan Kalimantan. Pembukaan hutan secara besar-besaran untuk kepentingan tambang batubara da perkebunan kelapa sawit telah mengancam keberadaan satwa satwa endemik Indonesia seperti Orangutan, Enggang dan banyak lainnya. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace dalam perjalanan menelusuri hutan Kalimantan bertemu dengan truk pengangkut gelondongan kayu dari hutan Kalimantan. Pembukaan hutan secara besar-besaran untuk kepentingan tambang batubara da perkebunan kelapa sawit telah mengancam keberadaan satwa satwa endemik Indonesia seperti Orangutan, Enggang dan banyak lainnya. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace mengunjungi dan bertemu masyarakat di  Balai Adat Masyarakat Dayak Loksado, Kalimantan Selatan

Tim Mata Harimau Greenpeace mengunjungi dan bertemu masyarakat di Balai Adat Masyarakat Dayak Loksado, Kalimantan Selatan

Tim Mata Harimau Greenpeace berada di daerah pegunungan Meratus di Kalimantan Selatan, salah satu hutan yang masih terjaga dan terlindungi berkat kearifan masyarakat Dayak. Namun ancaman ekspansi pertambangan dan perkebunan kelapa sawit masih menghantui wilayah ini. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace berada di daerah pegunungan Meratus di Kalimantan Selatan, salah satu hutan yang masih terjaga dan terlindungi berkat kearifan masyarakat Dayak. Namun ancaman ekspansi pertambangan dan perkebunan kelapa sawit masih menghantui wilayah ini. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Greenpeace berada di areal bekas pertambangan batubara di Kalimantan Selatan yang kini menjadi danau beracun yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Greenpeace berada di areal bekas pertambangan batubara di Kalimantan Selatan yang kini menjadi danau beracun yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan. www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace bercengkrama bersama anak-anak di dekat pertambangan batubara di Kalimantan Selatan www.greenpeace.or.id/mataharimau

Tim Mata Harimau Greenpeace bercengkrama bersama anak-anak di dekat pertambangan batubara di Kalimantan Selatan www.greenpeace.or.id/mataharimau

Pinterest
Search