Pinterest
Brunei's Crown Prince Al-Muhtadee Billah Bolkiah and wife Sarah Pengiran Salleh arrive for the royal wedding banquet at Nurul Iman Palace in Bandar Seri Begawan.

Brunei's Crown Prince Al-Muhtadee Billah Bolkiah and wife Sarah Pengiran Salleh arrive for the royal wedding banquet at Nurul Iman Palace in Bandar Seri Begawan.

AH Nasution - Bung Karno - Pak Harto

AH Nasution - Bung Karno - suharto

Soekarno & John Franklin Kennedy at the White House [United States of America]

Soekarno & John Franklin Kennedy at the White House [United States of…

Jenderal Sudirman diterima Presiden Soekarno dan Moh. Hatta serta Ibu Fatmawati di Istana Negara setibanya dari bergerilya. Yogyakarta, 10 Juli 1949. (IPPHOS-Koleksi Museum Mandala Bhakti Kodam IV Diponegoro).

Jenderal Sudirman diterima Presiden Soekarno dan Moh. Hatta serta Ibu Fatmawati di Istana Negara setibanya dari bergerilya. Yogyakarta, 10 Juli 1949. (IPPHOS-Koleksi Museum Mandala Bhakti Kodam IV Diponegoro).

Haji Agus Salim (lahir dengan nama Mashudul Haq (berarti "pembela kebenaran"); lahir di Koto Gadang, Agam, Sumatera Barat, Hindia Belanda, 8 Oktober 1884 – meninggal di Jakarta, Indonesia, 4 November 1954 pada umur 70 tahun) adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia. Haji Agus Salim ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal 27 Desember 1961 melalui Keppres nomor 657 tahun 1961.  http://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Salim

Haji Agus Salim (lahir dengan nama Mashudul Haq (berarti "pembela kebenaran"); lahir di Koto Gadang, Agam, Sumatera Barat, Hindia Belanda, 8 Oktober 1884 – meninggal di Jakarta, Indonesia, 4 November 1954 pada umur 70 tahun) adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia. Haji Agus Salim ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal 27 Desember 1961 melalui Keppres nomor 657 tahun 1961. http://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Salim

Biografi Ki Hajar Dewantara “Bapak Pendidikan Indonesia”  Nama : Ki Hadjar Dewantara Lahir : 2 Mei 1889, Kota Yogyakarta, Indonesia Meninggal : 28 April 1959, Kota Yogyakarta, Indonesia Makam : Taman Wijaya Brata Pendidikan : School tot Opleiding van Indische Artsen Warga Negara : Indonesia Zodiac : Taurus Agama : Islam

Biografi Ki Hajar Dewantara “Bapak Pendidikan Indonesia” Nama : Ki Hadjar Dewantara Lahir : 2 Mei 1889, Kota Yogyakarta, Indonesia Meninggal : 28 April 1959, Kota Yogyakarta, Indonesia Makam : Taman Wijaya Brata Pendidikan : School tot Opleiding van Indische Artsen Warga Negara : Indonesia Zodiac : Taurus Agama : Islam

Biografi Ahmad Dahlan "Sang Pembaharu Dalam Kata Dan Karya"  Nama : Kyai Haji Ahmad Dahlan Lahir : 1 Agustus 1868, Daerah Istimewa Yogyakarta Meninggal : 23 Feb 1923, Daerah Istimewa Yogyakarta Kebangsaan : Indonesia Makam : Kampung Karangkajen, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta Anak : Djohanah, Dandanah, Irfan Dahlan, Siti Aisyah, Siradj Dahlan, Siti Zaharah, Siti Busyro Nama Ayah : K.H. Abu Bakar Nama Ibu : Siti Aminah

Biografi Ahmad Dahlan "Sang Pembaharu Dalam Kata Dan Karya" Nama : Kyai Haji Ahmad Dahlan Lahir : 1 Agustus 1868, Daerah Istimewa Yogyakarta Meninggal : 23 Feb 1923, Daerah Istimewa Yogyakarta Kebangsaan : Indonesia Makam : Kampung Karangkajen, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta Anak : Djohanah, Dandanah, Irfan Dahlan, Siti Aisyah, Siradj Dahlan, Siti Zaharah, Siti Busyro Nama Ayah : K.H. Abu Bakar Nama Ibu : Siti Aminah

(L-R) Brunei's Pengiran Anak Sarah, her husband Crown Prince Haji Al-Muhtadee Billah, their daughter Princess Muneerah Madhul her father in-law Sultan Hassanal Bolkiah and Sultan's wife Pengiran Anak Saleha, Queen consort of Brunei attends the royal wedding ceremony of their son Prince Abdul Malik and Dayangku Raabi'atul 'Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah in the Nurul Iman Palace in Bandar Seri Begawan, Brunei, 12.04.2015.

Royal Family Around the World: Brunei Royal Wedding of Prince Abdul Malik and Dayangku Raabi'atul 'Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah in the Nurul Iman Palace in Bandar Seri Begawan, Brunei, April 2015

gambar-foto pahlawan nasional indonesia, Pangeran Diponegoro

gambar-foto pahlawan nasional indonesia, Pangeran Diponegoro

The Sultan of Brunei and Mariam Aziz(2nd wife from 1982-2003) on their thrones during celebrations for his 50th birthday

The Sultan of Brunei and Mariam wife from on their thrones during celebrations for his birthday

gambar-foto pahlawan kemerdekaan indonesia, Jenderal Sudirman

gambar-foto pahlawan kemerdekaan indonesia, Jenderal Sudirman

soeharto-025

General of the Army Soedirman with future President of Indonesia Colonel Soeharto

Abdul Haris Nasution: Jenderal Besar TNI Purn. Abdul Haris Nasution (lahir di Kotanopan, Sumatera Utara, 3 Desember 1918 – meninggal di Jakarta, 6 September 2000 pada umur 81 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang merupakan salah satu tokoh yang menjadi sasaran dalam peristiwa Gerakan 30 September, namun yang menjadi korban adalah putrinya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudannya, Lettu Pierre Tendean.

Abdul Haris Nasution: Jenderal Besar TNI Purn. Abdul Haris Nasution (lahir di Kotanopan, Sumatera Utara, 3 Desember 1918 – meninggal di Jakarta, 6 September 2000 pada umur 81 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang merupakan salah satu tokoh yang menjadi sasaran dalam peristiwa Gerakan 30 September, namun yang menjadi korban adalah putrinya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudannya, Lettu Pierre Tendean.

Wage Rudolf Supratman (lahir di Jatinegara, Batavia, 9 Maret 1903 – meninggal di Surabaya, Jawa Timur, 17 Agustus 1938 pada umur 35 tahun) adalah pengarang lagu kebangsaan Indonesia, "Indonesia Raya" dan pahlawan nasional Indonesia.  http://id.wikipedia.org/wiki/WR_Soepratman

Wage Rudolf Supratman (lahir di Jatinegara, Batavia, 9 Maret 1903 – meninggal di Surabaya, Jawa Timur, 17 Agustus 1938 pada umur 35 tahun) adalah pengarang lagu kebangsaan Indonesia, "Indonesia Raya" dan pahlawan nasional Indonesia. http://id.wikipedia.org/wiki/WR_Soepratman