Benyamin Sueb was an Indonesian comedian, actor, and singer. He released 46 studio albums and starred in more than 50 films. He received two Citra Awards for Intan Berduri in 1973 and Si Doel Anak Modern in 1975. Wikipedia  Born: March 5, 1939, Kemayoran, Jakarta  Died: September 5, 1995, Jakarta  Children: Biem Benyamin, Bianca Belladina, Bob Benito  Albums: 100% Gambang Kromong, Vol. 1  Spouse: Noni (m. 1959–1979), Alfiah (m. ?–1995)  Colored by Ahmad Jazuli

Benyamin Sueb was an Indonesian comedian, actor, and singer. He released 46 studio albums and starred in more than 50 films. He received two Citra Awards for Intan Berduri in 1973 and Si Doel Anak Modern in 1975. Wikipedia Born: March 5, 1939, Kemayoran, Jakarta Died: September 5, 1995, Jakarta Children: Biem Benyamin, Bianca Belladina, Bob Benito Albums: 100% Gambang Kromong, Vol. 1 Spouse: Noni (m. 1959–1979), Alfiah (m. ?–1995) Colored by Ahmad Jazuli

PENGAWAL SULTAN HAMENGKUBUWONO VII,  1880  Colored by Ahmad Jazuli Source: Tropenmuseum

PENGAWAL SULTAN HAMENGKUBUWONO VII, 1880 Colored by Ahmad Jazuli Source: Tropenmuseum

KARONESE OLD WOMAN  From Karo Regency, circa 1914-1919.  Above is a portrait of an old Karo Batak woman with silver Padung - Padung earrings decorated with " Suasa ' stars , Sumatra`s East Coast date 1920-1925  Source: Tropenmuseum Author unknown / unknown (Photographer / photographer).

KARONESE OLD WOMAN From Karo Regency, circa 1914-1919. Above is a portrait of an old Karo Batak woman with silver Padung - Padung earrings decorated with " Suasa ' stars , Sumatra`s East Coast date 1920-1925 Source: Tropenmuseum Author unknown / unknown (Photographer / photographer).

Een man uit Batavia met pikolan voor het transport van zijn warong (Seorang pria dari Batavia dengan pikolan mengotong warungnya) Tak jelas apa yang ia jual,  soto betawi atau laksa betawi-kah ini? Diabadikan sekitar tahun 1870. Sumber: Wikimedia Commons dari koleksiTropenmuseum of the Royal Tropical Institute (KIT) [ … ] #colorisedphoto  http://soekarno-indonesia.blogspot.co.id/2011/07/batavia-soto-betawi-1870-potret-seorang.html?m=1

Een man uit Batavia met pikolan voor het transport van zijn warong (Seorang pria dari Batavia dengan pikolan mengotong warungnya) Tak jelas apa yang ia jual, soto betawi atau laksa betawi-kah ini? Diabadikan sekitar tahun 1870. Sumber: Wikimedia Commons dari koleksiTropenmuseum of the Royal Tropical Institute (KIT) [ … ] #colorisedphoto http://soekarno-indonesia.blogspot.co.id/2011/07/batavia-soto-betawi-1870-potret-seorang.html?m=1

Ki Agus Salim berbincang dengan salah satu pembesar KNIL pada resepsi pembubaran tentara kerajaan Hindia Belanda, Jakarta 25 Juli 1950. (Koleksi Museum Bronbeek).  Colored by Ahmad Jazuli

Ki Agus Salim berbincang dengan salah satu pembesar KNIL pada resepsi pembubaran tentara kerajaan Hindia Belanda, Jakarta 25 Juli 1950. (Koleksi Museum Bronbeek). Colored by Ahmad Jazuli

Anak2 Betawi belajar ngaji di langgar (surau).... This file is licensed under the Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported license.http://www.tropenmuseum.nl/

Anak2 Betawi belajar ngaji di langgar (surau).... This file is licensed under the Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported license.http://www.tropenmuseum.nl/

Adam Malik Batubara (22 July 1917 – 5 September 1984) was Indonesia's third vice president, a senior diplomat, foreign minister, and one of the pioneers of Indonesian journalism.

Adam Malik Batubara July 1917 – 5 September was Indonesia's third vice president, a senior diplomat, foreign minister, and one of the pioneers of Indonesian journalism.

Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia. Beliau lahir di Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921. Bapaknya bernama Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa, sedangkan ibunya bernama Sukirah. colored by Ahmad Jazuli....

Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia. Beliau lahir di Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921. Bapaknya bernama Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa, sedangkan ibunya bernama Sukirah. colored by Ahmad Jazuli....

BLUSUKAN Presiden Soekarno tengah berbicara dengan pedagang di kawasan Alun-alun Utara Yogyakarta, Desember 1947. (IPPHOS - Antara Foto). Colored by Ahmad Jazuli

BLUSUKAN Presiden Soekarno tengah berbicara dengan pedagang di kawasan Alun-alun Utara Yogyakarta, Desember 1947. (IPPHOS - Antara Foto). Colored by Ahmad Jazuli

Masih ingat ndak lhe... colored by Ahmad Jazuli

colored by Ahmad Jazuli

Miss Riboet Orion adlh Opera Komedi Stambul terkenal di Batavia  1920-an dengan Toneel Melajoe.. https://t.co/dFmNhsRzDW Colored by Achmad Jazuli

Miss Riboet Orion adlh Opera Komedi Stambul terkenal di Batavia 1920-an dengan Toneel Melajoe.. https://t.co/dFmNhsRzDW Colored by Achmad Jazuli

Penjual buah pikulan #BetawiTempoDoeloe File:COLLECTIE TROPENMUSEUM Een Javaanse man draagt vruchten in een pikolan om te verkopen

Penjual buah pikulan #BetawiTempoDoeloe File:COLLECTIE TROPENMUSEUM Een Javaanse man draagt vruchten in een pikolan om te verkopen

Orang2 Belanda mengisi sore hari. -colored by Achmad Jazuli-  Hollandse mannen na het zware werk in Indië  http://julieallebewijzen.blogspot.co.id/2013/02/zenuwzwakte-en-racisme-in-de-voormalig.html?m=1

Orang2 Belanda mengisi sore hari. -colored by Achmad Jazuli- Hollandse mannen na het zware werk in Indië http://julieallebewijzen.blogspot.co.id/2013/02/zenuwzwakte-en-racisme-in-de-voormalig.html?m=1

BETAWI TEMPO DOELOE  Gerbang Amsterdam (Belanda: Amsterdamsche Poort) disebut juga Pinangpoort (Gerbang Pinang) atau Kasteelpoort adalah gerbang sisa peninggalan benteng VOC semasa J.P. Coen. Pada pertengahan abad ke-19, gerbang ini merupakan sisa satu-satunya dari benteng yang dihancurkan dan mulai ditinggalkan semasa gubernur Jenderal HW Daendels.

BETAWI TEMPO DOELOE Gerbang Amsterdam (Belanda: Amsterdamsche Poort) disebut juga Pinangpoort (Gerbang Pinang) atau Kasteelpoort adalah gerbang sisa peninggalan benteng VOC semasa J.P. Coen. Pada pertengahan abad ke-19, gerbang ini merupakan sisa satu-satunya dari benteng yang dihancurkan dan mulai ditinggalkan semasa gubernur Jenderal HW Daendels.

BETAWI TEMPO DOELOE  Gerbang Amsterdam (Belanda: Amsterdamsche Poort) disebut juga Pinangpoort (Gerbang Pinang) atau Kasteelpoort adalah gerbang sisa peninggalan benteng VOC semasa J.P. Coen. Pada pertengahan abad ke-19, gerbang ini merupakan sisa satu-satunya dari benteng yang dihancurkan dan mulai ditinggalkan semasa gubernur Jenderal HW Daendels.

The Amsterdam (Batavia) Gate before

BETAWI TEMPO DOELOE  Gerbang Amsterdam (Belanda: Amsterdamsche Poort) disebut juga Pinangpoort (Gerbang Pinang) atau Kasteelpoort adalah gerbang sisa peninggalan benteng VOC semasa J.P. Coen. Pada pertengahan abad ke-19, gerbang ini merupakan sisa satu-satunya dari benteng yang dihancurkan dan mulai ditinggalkan semasa gubernur Jenderal HW Daendels.

BETAWI TEMPO DOELOE Gerbang Amsterdam (Belanda: Amsterdamsche Poort) disebut juga Pinangpoort (Gerbang Pinang) atau Kasteelpoort adalah gerbang sisa peninggalan benteng VOC semasa J.P. Coen. Pada pertengahan abad ke-19, gerbang ini merupakan sisa satu-satunya dari benteng yang dihancurkan dan mulai ditinggalkan semasa gubernur Jenderal HW Daendels.

Pinterest
Search