jarik

10 Pin16 Pengikut
Peplum dress ....... Batik

Peplum dress ....... Batik

Batik pattern Parang Kusumo, from Central Java, Indonesia

Batik pattern Parang Kusumo, from Central Java, Indonesia

Classification of Yogya Parang Batik Motif: 13. Parang Baris; 14. Parang Canthel ; 15. Parang Brintik; 16. Parang Bolodewo Seling Tanjung; 17. Parang Blanggreng Seling Curigo; 18. Parang Barong Sel Peksi Hoek; 19. Parang Barong Kembang; 20. Parang Barong Bintang Leider; 21. Parang baris latar cemeng; 22. Lereng Udan Riris Glebag; 23. Parang Barong Curigo Nogo; 24. Parang Blanggreng

Classification of Yogya Parang Batik Motif: 13. Parang Baris; 14. Parang Canthel ; 15. Parang Brintik; 16. Parang Bolodewo Seling Tanjung; 17. Parang Blanggreng Seling Curigo; 18. Parang Barong Sel Peksi Hoek; 19. Parang Barong Kembang; 20. Parang Barong Bintang Leider; 21. Parang baris latar cemeng; 22. Lereng Udan Riris Glebag; 23. Parang Barong Curigo Nogo; 24. Parang Blanggreng

Kawung Benggol, Indonesian batik

Kawung Benggol, Indonesian batik

Classification of Yogya Parang Batik Motif:   1. Lereng Pucang Anom; 2. Lereng Lung; 3. Lereng Liris Cemeng; 4. Lereng Limar Seling Kawung; 5. Lereng Lapis Truntum; 6. Lereng Lengko; 7. Lereng Krena Slimpet; 8. Lereng Kembang Temu; 9. Lereng Kawung golang galing; 10. Lereng Catur Karsa; 11. Lereng Glebag; 12. Lereng Sari Madu

Classification of Yogya Parang Batik Motif: 1. Lereng Pucang Anom; 2. Lereng Lung; 3. Lereng Liris Cemeng; 4. Lereng Limar Seling Kawung; 5. Lereng Lapis Truntum; 6. Lereng Lengko; 7. Lereng Krena Slimpet; 8. Lereng Kembang Temu; 9. Lereng Kawung golang galing; 10. Lereng Catur Karsa; 11. Lereng Glebag; 12. Lereng Sari Madu

Classification of Yogya Parang Batik Motif : 25. Parang Gapit Seling; 26. Parang gapit ceplok; 27. Parang Gapit; 28. Parang Gagak Seta; 29. Parang Curigo latar Cemeng; 30. Parang Ceplok Prahu Layar; 31. Parang Centhung; 32. Parang Catur Manunggal; 33. Parang gapit seling grompol; 34. Parang Gapit Seling Kusumo; 35. Parang Gapit Seling Pucang; 36. Parang Gapit Seling Templek

Classification of Yogya Parang Batik Motif : 25. Parang Gapit Seling; 26. Parang gapit ceplok; 27. Parang Gapit; 28. Parang Gagak Seta; 29. Parang Curigo latar Cemeng; 30. Parang Ceplok Prahu Layar; 31. Parang Centhung; 32. Parang Catur Manunggal; 33. Parang gapit seling grompol; 34. Parang Gapit Seling Kusumo; 35. Parang Gapit Seling Pucang; 36. Parang Gapit Seling Templek

Classification of Yogya Semen Batik Motif   : 1.Wahyu tumurun bledak; 2. Tluki Bledak; 3. Tarupolo; 4. Sri Kuncoro; 5. Sidoasih tetel; 6. Sidoasih Sringit; 7. Semen wose; 8. Semen srikuncoro; 9. Semen sinom ukel; 10. Semen semeru; 11. Semen Segaran; 12. Semen rojo.

Classification of Yogya Semen Batik Motif : 1.Wahyu tumurun bledak; 2. Tluki Bledak; 3. Tarupolo; 4. Sri Kuncoro; 5. Sidoasih tetel; 6. Sidoasih Sringit; 7. Semen wose; 8. Semen srikuncoro; 9. Semen sinom ukel; 10. Semen semeru; 11. Semen Segaran; 12. Semen rojo.

Classification of Yogya Semen Batik Motif: 25. Sawat Pengantin; 26. Nogo bisikan; 27. Lung Grageh Waluh; 28. Lung Babon Angrem; 29. Laras driya; 30. Kokrosono latar cemeng; 31. Kupu gandrung; 32. Kladuk manis; 33. Jaladri; 34. Cuwiri; 35. Candi brongto; 36. Buket Merak

Classification of Yogya Semen Batik Motif: 25. Sawat Pengantin; 26. Nogo bisikan; 27. Lung Grageh Waluh; 28. Lung Babon Angrem; 29. Laras driya; 30. Kokrosono latar cemeng; 31. Kupu gandrung; 32. Kladuk manis; 33. Jaladri; 34. Cuwiri; 35. Candi brongto; 36. Buket Merak

Parang Jogja

Parang Jogja

Classification of Yogya Nitik Batik Motif:   25. Sekar kentang; 26. Sekar kemuning; 27. Sekar keben; 28. Sekar blimbing; 29. Sekar dangan; 30. Sekar dlima; 31. Sekar dukhu; 32. Sekar duren; 33. Sekar gayam; 34. Sekar gudhe; 35. Sekar jagung; 36. Sekar Jali.

Classification of Yogya Nitik Batik Motif: 25. Sekar kentang; 26. Sekar kemuning; 27. Sekar keben; 28. Sekar blimbing; 29. Sekar dangan; 30. Sekar dlima; 31. Sekar dukhu; 32. Sekar duren; 33. Sekar gayam; 34. Sekar gudhe; 35. Sekar jagung; 36. Sekar Jali.


Ide lainnya
Parang Klitik-Indonesia batik pattern

Parang Klitik-Indonesia batik pattern

Parang Klitik. Motif batik yang menyimbolkan perilaku halus dan bijaksana. Dulu motif batik ini hanya dikenakan oleh para putri raja.

Parang Klitik. Motif batik yang menyimbolkan perilaku halus dan bijaksana. Dulu motif batik ini hanya dikenakan oleh para putri raja.

31. PARANG WENANG BUKETAN, Yogyakarta

31. PARANG WENANG BUKETAN, Yogyakarta

Javanese batik in the parang style. Parang was once used exclusively by the royal courts of Central Java. It has several translations such as 'knife pattern' or 'broken blade'. The Parang design consists of slanting rows of thick knife-like segments running in parallel diagonal bands.

Javanese batik in the parang style. Parang was once used exclusively by the royal courts of Central Java. It has several translations such as 'knife pattern' or 'broken blade'. The Parang design consists of slanting rows of thick knife-like segments running in parallel diagonal bands.

Batik Indonesia

Batik Indonesia

Classification of Yogya Semen Batik Motif:  13. Semen ragas latar pethak; 14. Semen ngreni; 15. Semen Mintuno; 16. Semen merak; 17. Semen Klewer; 18. Semen klewer latar cemeng; 19. Semen Jolen; 20. Semen Gurdo latar cemeng; 21. Semen Gunung Bledak; 22. Semen Gegot; 23. Semen Candra; 24. Semen Ageng Bledak.

Classification of Yogya Semen Batik Motif: 13. Semen ragas latar pethak; 14. Semen ngreni; 15. Semen Mintuno; 16. Semen merak; 17. Semen Klewer; 18. Semen klewer latar cemeng; 19. Semen Jolen; 20. Semen Gurdo latar cemeng; 21. Semen Gunung Bledak; 22. Semen Gegot; 23. Semen Candra; 24. Semen Ageng Bledak.

Batik Pattern, Indonesia - Download From Over 28 Million High Quality Stock Photos, Images, Vectors. Sign up for FREE today. Image: 15353270

Batik Pattern, Indonesia - Download From Over 28 Million High Quality Stock Photos, Images, Vectors. Sign up for FREE today. Image: 15353270

Batik Motif Yogyakarta: Batik Winotosastro: Traditional Batik

Batik Motif Yogyakarta: Batik Winotosastro: Traditional Batik

Motif Parang Barong yang pada awalnya hanya digunakan oleh para Raja. Motif Parang sesungguhnya menggambarkan senjata, kekuasaan. Selaras dengan makna yang ada dalam motif Parang Barong, maka Ksatria yang menggunakan batik ini bisa berlipat kekuatannya. Jawa Indonesia

Motif Parang Barong yang pada awalnya hanya digunakan oleh para Raja. Motif Parang sesungguhnya menggambarkan senjata, kekuasaan. Selaras dengan makna yang ada dalam motif Parang Barong, maka Ksatria yang menggunakan batik ini bisa berlipat kekuatannya. Jawa Indonesia

Pinterest
Cari