Indonesia

16 Pin1 Pengikut
Helopeltis antonii merupakan hama pucuk dan buah kakao. Pengendalian menggunakan insektisida kimia cukup efektif untuk mengendalikan hama ini, akan tetapi dapat menimbulkan efek negatif pada lingkungan. Oleh sebab itu, pengendalian menggunakan insektisida yang berasal dari tumbuhan dapat menjadi alternatif yang lebih aman.

Helopeltis antonii merupakan hama pucuk dan buah kakao. Pengendalian menggunakan insektisida kimia cukup efektif untuk mengendalikan hama ini, akan tetapi dapat menimbulkan efek negatif pada lingkungan. Oleh sebab itu, pengendalian menggunakan insektisida yang berasal dari tumbuhan dapat menjadi alternatif yang lebih aman.

pin 1
Arabica_Typica

Arabica_Typica

SISTEM PEREMAJAAN TEBANG BERTAHAP, TINGKATKAN PENDAPATAN PETANI KARET

SISTEM PEREMAJAAN TEBANG BERTAHAP, TINGKATKAN PENDAPATAN PETANI KARET

Tipe-tipe gejala serangan penyakit karat daun pada kopi Liberika di Kepulauan Meranti: (a) bercak kecil sampai besar dan nekrosis, (b) bercak kecil sampai sedang, dan (c) bercak kecil dan tidak berkembang

Tipe-tipe gejala serangan penyakit karat daun pada kopi Liberika di Kepulauan Meranti: (a) bercak kecil sampai besar dan nekrosis, (b) bercak kecil sampai sedang, dan (c) bercak kecil dan tidak berkembang

Pemanasan global saat ini telah memicu terjadinya perubahan iklim dunia, diantaranya temperatur meningkat, kekeringan, dan curah hujan yang terlalu banyak dan merusak, serta pergeseran iklim. Hal ini  mengakibatkan berkurangnya produksi tanaman teh.  Tanaman teh sangat tergantung dengan kondisi lingkungan seperti jumlah curah hujan tahunan dan distribusinya, suhu, dan radiasi matahari.

Pemanasan global saat ini telah memicu terjadinya perubahan iklim dunia, diantaranya temperatur meningkat, kekeringan, dan curah hujan yang terlalu banyak dan merusak, serta pergeseran iklim. Hal ini mengakibatkan berkurangnya produksi tanaman teh. Tanaman teh sangat tergantung dengan kondisi lingkungan seperti jumlah curah hujan tahunan dan distribusinya, suhu, dan radiasi matahari.

Gejala serangan busuk buah kakao: (a) gejala awal, bercak cokelat kehitaman, (b) gejala lanjut, seluruh daging buah berwarna cokelat kehitaman dan permukaannya ditumbuhi hifa jamur, dan (c) biji membusuk (Foto: Rita Harni)

Gejala serangan busuk buah kakao: (a) gejala awal, bercak cokelat kehitaman, (b) gejala lanjut, seluruh daging buah berwarna cokelat kehitaman dan permukaannya ditumbuhi hifa jamur, dan (c) biji membusuk (Foto: Rita Harni)

Pulpa sangat diperlukan dalam proses fermentasi biji kakao, tetapi keberadaannya yang terlalu berlebihan cenderung dapat menghambat proses fermentasi itu sendiri. Di samping itu, senyawa asam asetat yang dihasilkan secara berlebih sudah terbukti dapat menghambat pembentukan citarasa cokelat.

Pulpa sangat diperlukan dalam proses fermentasi biji kakao, tetapi keberadaannya yang terlalu berlebihan cenderung dapat menghambat proses fermentasi itu sendiri. Di samping itu, senyawa asam asetat yang dihasilkan secara berlebih sudah terbukti dapat menghambat pembentukan citarasa cokelat.

Kandungan senyawa polifenol pada biji kakao bervariasi tergantung kepada tingkat kematangan buah, varietas/kultivar dan lingkungan tempat tumbuhnya. Senyawa polifenol yang terkandung dalam biji kakao berkontribusi terhadap karakteristik citarasa cokelat karena memberikan rasa sepat (astringent) dan pahit (bitter) yang khas.

Kandungan senyawa polifenol pada biji kakao bervariasi tergantung kepada tingkat kematangan buah, varietas/kultivar dan lingkungan tempat tumbuhnya. Senyawa polifenol yang terkandung dalam biji kakao berkontribusi terhadap karakteristik citarasa cokelat karena memberikan rasa sepat (astringent) dan pahit (bitter) yang khas.

Pembentukan embrio somatik kakao klon ICS 13 yang diinduksi secara in vitro (a) dan pembentukan planlet asal embrio somatik dengan akar tunggang yang melingkar karena keterbatasan ruang di dalam botol kultur (b). Keterangan: EC = embrio somatik fase kotiledon, EG = embrio somatik fase globular dan EH = embrio somatik fase hati.

Pembentukan embrio somatik kakao klon ICS 13 yang diinduksi secara in vitro (a) dan pembentukan planlet asal embrio somatik dengan akar tunggang yang melingkar karena keterbatasan ruang di dalam botol kultur (b). Keterangan: EC = embrio somatik fase kotiledon, EG = embrio somatik fase globular dan EH = embrio somatik fase hati.

FORMULA BIONEMATISIDA EFEKTIF MENEKAN INFEKSI NEMATODA PADA TANAMAN KOPI

FORMULA BIONEMATISIDA EFEKTIF MENEKAN INFEKSI NEMATODA PADA TANAMAN KOPI

Pinterest • Katalog dunia ide
Cari