Nasehat

58 Pins0 Followers
Syaikh Shalih Al Fauzan hafizhahullah:  "Orang yang menyeru kepada tauhid dan manhaj salaf adalah orang yang menyeru kepada persatuan. Sedangkan orang yang menyeru untuk menyelisihi manhaj salaf, dialah yang menyeru kepada perpecahan dan perselisihan." ____________ Al Ajwibah Al Mufidah, hal. 153

Syaikh Shalih Al Fauzan hafizhahullah: "Orang yang menyeru kepada tauhid dan manhaj salaf adalah orang yang menyeru kepada persatuan. Sedangkan orang yang menyeru untuk menyelisihi manhaj salaf, dialah yang menyeru kepada perpecahan dan perselisihan." ____________ Al Ajwibah Al Mufidah, hal. 153

Syaikh Shalih Al Fauzan hafizhahullah:  "Hendaklah menuntut ilmu terlebih dahulu. Karena seseorang tidaklah mungkin berdakwah kepada Allah kecuali dengan ilmu. Kalau dia tidak memiliki ilmu, tidak mungkin mampu berdakwah kepada Allah. Jika nekad berdakwah, kesalahannya akan lebih banyak daripada kebenarannya." __________ Al Ajwibah Al Mufidah, hal. 136.

Five books for the month of August to suffice the bookworm in you

Syaikh ‘Abdul Muhsin Al-Qâsim  “Sifat manusia adalah cepat terpengaruh dengan teman pergaulannya. Manusia saja bisa terpengaruh bahkan dengan seekor binatang ternak. _______

Syaikh ‘Abdul Muhsin Al-Qâsim “Sifat manusia adalah cepat terpengaruh dengan teman pergaulannya. Manusia saja bisa terpengaruh bahkan dengan seekor binatang ternak. _______

Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman _______ ash-Shahîhah no. 927

Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman _______ ash-Shahîhah no. 927

Bentuk menolong orang yang berbuat zalim adalah mencegahnya dari kejahatan dirinya dan dari kejahatan setannya. Itu termasuk pula mencegah setannya berbuat jahat dan mencegahnya dari hawa nafsu yang batil.” ________ Lihat Fatwa Syaikh Ibnu Baz

Bentuk menolong orang yang berbuat zalim adalah mencegahnya dari kejahatan dirinya dan dari kejahatan setannya. Itu termasuk pula mencegah setannya berbuat jahat dan mencegahnya dari hawa nafsu yang batil.” ________ Lihat Fatwa Syaikh Ibnu Baz

Hendaklah seseorang menolong saudaranya sesama muslim yang berbuat zhalim atau yang sedang dizhalimi. Apabila ia berbuat zhalim/aniaya, maka cegahlah ia untuk tidak berbuat kezhaliman dan itu berarti menolongnya. Dan apabila ia dizalimi/dianiaya, maka tolonglah ia! _______ HR. Muslim 4681

Hendaklah seseorang menolong saudaranya sesama muslim yang berbuat zhalim atau yang sedang dizhalimi. Apabila ia berbuat zhalim/aniaya, maka cegahlah ia untuk tidak berbuat kezhaliman dan itu berarti menolongnya. Dan apabila ia dizalimi/dianiaya, maka tolonglah ia! _______ HR. Muslim 4681

Hak Allah adalah untuk ditaati tidak boleh didurhakai, maka kemaksiatan kepada Allah merupakan kejahatan yang sangat mungkar yang akan menimbulkan kemurkaan, kemarahan serta mengakibatkan turunnya siksa-Nya yang sangat pedih. ________ Thariqul wushul

Hak Allah adalah untuk ditaati tidak boleh didurhakai, maka kemaksiatan kepada Allah merupakan kejahatan yang sangat mungkar yang akan menimbulkan kemurkaan, kemarahan serta mengakibatkan turunnya siksa-Nya yang sangat pedih. ________ Thariqul wushul

Semakin besar gangguan yang diterima niscaya semakin dekat pula datangnya kemenangan bagi orang-orang yang bersabar.   “Mereka itulah orang-orang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi (di surga) dengan sebab kesabaran mereka.”  (QS. Al Furqaan: 75).

Semakin besar gangguan yang diterima niscaya semakin dekat pula datangnya kemenangan bagi orang-orang yang bersabar. “Mereka itulah orang-orang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi (di surga) dengan sebab kesabaran mereka.” (QS. Al Furqaan: 75).

Terkadang seseorang harus menerima gangguan dari orang-orang yang terdekat darinya, apalagi orang lain yang hubungannya jauh darinya, hanya karena kegiatannya menuntut ilmu. Tidak ada yang bisa bertahan kecuali orang-orang yang mendapatkan anugerah ketegaran dari Allah. _________ Taisirul wushul

Terkadang seseorang harus menerima gangguan dari orang-orang yang terdekat darinya, apalagi orang lain yang hubungannya jauh darinya, hanya karena kegiatannya menuntut ilmu. Tidak ada yang bisa bertahan kecuali orang-orang yang mendapatkan anugerah ketegaran dari Allah. _________ Taisirul wushul

Yahya bin Abi Katsir, “Ilmu itu tidak akan didapatkan dengan banyak mengistirahatkan badan” _________ Taisirul wushul

Yahya bin Abi Katsir, “Ilmu itu tidak akan didapatkan dengan banyak mengistirahatkan badan” _________ Taisirul wushul

Syaikh Nu’man,   “Betapa banyak gangguan yang harus dihadapi oleh seseorang yang berusaha menuntut ilmu. Maka dia harus bersabar untuk menahan rasa lapar, kekurangan harta, jauh dari keluarga dan tanah airnya. Sehingga dia harus bersabar dalam upaya menimba ilmu dengan cara menghadiri pengajian-pengajian, mencatat dan memperhatikan penjelasan serta mengulang-ulang pelajaran dan lain sebagainya. _________ Taisirul wushul

Syaikh Nu’man, “Betapa banyak gangguan yang harus dihadapi oleh seseorang yang berusaha menuntut ilmu. Maka dia harus bersabar untuk menahan rasa lapar, kekurangan harta, jauh dari keluarga dan tanah airnya. Sehingga dia harus bersabar dalam upaya menimba ilmu dengan cara menghadiri pengajian-pengajian, mencatat dan memperhatikan penjelasan serta mengulang-ulang pelajaran dan lain sebagainya. _________ Taisirul wushul

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Sabar itu terbagi menjadi tiga macam:  1.Bersabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah 2. Bersabar untuk tidak melakukan hal-hal yang diharamkan Allah 3. Bersabar dalam menghadapi takdir-takdir Allah yang dialaminya, berupa berbagai hal yang menyakitkan dan gangguan yang timbul di luar kekuasaan manusia ataupun yang berasal dari orang lain _________ (Syarh Tsalatsatul Ushul, hal. 24)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Sabar itu terbagi menjadi tiga macam: 1.Bersabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah 2. Bersabar untuk tidak melakukan hal-hal yang diharamkan Allah 3. Bersabar dalam menghadapi takdir-takdir Allah yang dialaminya, berupa berbagai hal yang menyakitkan dan gangguan yang timbul di luar kekuasaan manusia ataupun yang berasal dari orang lain _________ (Syarh Tsalatsatul Ushul, hal. 24)

Pinterest
Search