Explore these ideas and more!

Gara-gara vlog bertagar #BapakMintaProyek, Kaesang dilaporkan polisi. Tak tahu pasti, bagian video manakah yang dijadikan dasar si pelapor? Berulang-ulang saya memutar video berdurasi 2 menit 41 detik itu, tetapi saya tidak menemukan satu ujaran pun yang mengandung unsur kebencian (hate speech). Bisa jadi, idiom

Gara-gara vlog bertagar #BapakMintaProyek, Kaesang dilaporkan polisi. Tak tahu pasti, bagian video manakah yang dijadikan dasar si pelapor? Berulang-ulang saya memutar video berdurasi 2 menit 41 detik itu, tetapi saya tidak menemukan satu ujaran pun yang mengandung unsur kebencian (hate speech). Bisa jadi, idiom

Pernah mendengar idiom “wani pira?” Ya, ya, idiom bahasa Jawa yang bermakna “berani berapa?” yang meluncur dari mulut seorang bintang iklan s...

Pernah mendengar idiom “wani pira?” Ya, ya, idiom bahasa Jawa yang bermakna “berani berapa?” yang meluncur dari mulut seorang bintang iklan s...

Kehadiran bahasa prokem (bahasa gaul) dalam pergaulan sosial di negeri ini agaknya tidak makin menyurut, tetapi justru makin meluas. Ruang-ru...

Kehadiran bahasa prokem (bahasa gaul) dalam pergaulan sosial di negeri ini agaknya tidak makin menyurut, tetapi justru makin meluas. Ruang-ru...

El premio Nobel de la Paz que no fue

El premio Nobel de la Paz que no fue

UN Jujur

Mengkritisi Penyusun Kisi-kisi dan Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2011

Kita mesti berterima kasih kepada para pendiri negara yang dengan amar sadar memosisikan BI sebagai bahasa persatuan. Jelas bukan persoalan m...

Kita mesti berterima kasih kepada para pendiri negara yang dengan amar sadar memosisikan BI sebagai bahasa persatuan. Jelas bukan persoalan m...

「air asia x cab...」の画像検索結果

Fly Gosh: Life as an Air Asia crew ( Flight Attendant )

Saya publikasikan kembali sebuah esai menarik karya Bang Asa (Ali Syamsudin Arsi); salah satu penyair Indonesia asal Kalimantan Selatan yang cukup kreatif dan produktif. Tulisan ini cukup panjang karena disertakan juga beberapa puisi karya penyair asal Kalimantan Selatan yang terkumpul dalam buku kumpulan puisi Memo untuk Presiden.

Saya publikasikan kembali sebuah esai menarik karya Bang Asa (Ali Syamsudin Arsi); salah satu penyair Indonesia asal Kalimantan Selatan yang cukup kreatif dan produktif. Tulisan ini cukup panjang karena disertakan juga beberapa puisi karya penyair asal Kalimantan Selatan yang terkumpul dalam buku kumpulan puisi Memo untuk Presiden.

Generasi masa depan yang manusiawi harus menjadi pencipta sejarahnya sendiri. Karena seseorang hidup di dunia dengan orang lain, kenyataan “a...

Generasi masa depan yang manusiawi harus menjadi pencipta sejarahnya sendiri. Karena seseorang hidup di dunia dengan orang lain, kenyataan “a...

“Kesaksian Literer” di Balik Kisah-Kisah Kemanusiaan | Catatan Sawali Tuhusetya

“Kesaksian Literer” di Balik Kisah-Kisah Kemanusiaan | Catatan Sawali Tuhusetya

Pemenang Lomba Blog

Pemenang Lomba Blog

Kini, setelah bahasa Indonesia berusia lebih dari delapan dasawarsa, perlu ada gerakan penyadaran secara kolektif untuk memanfaatkan bahasa ...

Kini, setelah bahasa Indonesia berusia lebih dari delapan dasawarsa, perlu ada gerakan penyadaran secara kolektif untuk memanfaatkan bahasa ...

Perlukah Pendidikan Antikorupsi Masuk Kurikulum?: Catatan Sawali Tuhusetya

Perlukah Pendidikan Antikorupsi Masuk Kurikulum?: Catatan Sawali Tuhusetya

Dalam waktu yang hampir bersamaan, saya mendapatkan kiriman tiga buku yang cukup menarik dari tiga sahabat. Pertama, dari sahabat Budi Maryon...

Dalam waktu yang hampir bersamaan, saya mendapatkan kiriman tiga buku yang cukup menarik dari tiga sahabat. Pertama, dari sahabat Budi Maryon...

Selain menggelar Seminar Nasional Penulisan Buku dan Karya Ilmiah pada hari Kamis, 25 Juni 2009 di LPMP Jawa Tengah dengan menampilkan Ahmad...

Selain menggelar Seminar Nasional Penulisan Buku dan Karya Ilmiah pada hari Kamis, 25 Juni 2009 di LPMP Jawa Tengah dengan menampilkan Ahmad...

di tengah kompleksitas persoalan kemasyarakatan dan kebangsaan yang sudah kian mengarah pada situasi dan atmosfer peradaban yang sakit yang ditandai dengan maraknya perilaku kekerasan, anarki, vandalisme, korupsi, dan berbagai aksi anomali sosial yang lain, mampukah institusi pendidikan kita menjalankan fungsinya untuk mengimplementasikan pendidikan budaya dan karakter bangsa secara simultan dan berkelanjutan hingga mampu mencapai tujuan yang diharapkan?

di tengah kompleksitas persoalan kemasyarakatan dan kebangsaan yang sudah kian mengarah pada situasi dan atmosfer peradaban yang sakit yang ditandai dengan maraknya perilaku kekerasan, anarki, vandalisme, korupsi, dan berbagai aksi anomali sosial yang lain, mampukah institusi pendidikan kita menjalankan fungsinya untuk mengimplementasikan pendidikan budaya dan karakter bangsa secara simultan dan berkelanjutan hingga mampu mencapai tujuan yang diharapkan?

Pinterest
Search