When autocomplete results are available use up and down arrows to review and enter to select. Touch device users, explore by touch or with swipe gestures.
Pernah kebayang ga bagaimana bisa Kukang Sumatra tiba tiba ditemukan di Pulau Jawa?  Yang jelas jawabannya bukan dengan ilmu gaib atau si Kukang migrasi layaknya burung.  Faktor penyebabnya ada di manusia yang memburunya dari alam kemudian diselundupkan melalui pelabuhan Bakauheni-Merak lalu diperjualbelikan di kota kota besar.  Kasus penyelundupan kukang sumatera sebenarnya pernah diciduk beberapa tahun lalu dengan jumlah hampir 300 individu.  Dalam skala yang lebih kecil penyelundupan kukang tentu akan lebih mudah. Dibandingkan primata lainnya kukang cenderung tidak berisik dan diam. Sehingga keberadaannya yang disimpan dalam kardus mie pun tidak akan dicurigai.  Akar masalahnya memang si pemburu dan pedagang tapi pemicu masalahnya justru datang dari pembeli potensial yaitu kita.  Siapapun kita termasuk yang membaca postingan ini adalah pembeli potensial yang bisa jadi dimanfaatkan oleh oknum pemburu dan pedagang untuk menghidupkan roda bisnisnya.  Penegakan hukum terhadap oknum oknum tersebut sebenarnya sudah banyak dilakukan bahkan ada yang dihukum berat (3 tahun loh). Tapi kenapa masih saja ada yang jualan kukang. Ya karena masih ada saja yang kena hasut untuk mau beli dan pelihara.  Tapi yang lebih bikin kesel RODA BISNIS SATWA INI MASIH BERPUTAR DENGAN MUNCULNYA EKS PEMELIHARA YANG BERALIH JADI PEDAGANG.  Motivasinya?  Kira kira apa menurut teman teman?  #kukang #satwadilindungi #terancampunah #kukangsumatera #kembalikankukang #animalrescue #helpanimals #savekukang #wildlifecrime #StopKekangKukang #JanganBeliKukang #JanganPeliharaKukang #slowloris #backtothewild #wildlife #wildandfree Breaking Wheel
Save
From
instagram.com

Breaking Wheel

Pernah kebayang ga bagaimana bisa Kukang Sumatra tiba tiba ditemukan di Pulau Jawa? Yang jelas jawabannya bukan dengan ilmu gaib atau si Kukang migrasi layaknya burung. Faktor p... 
More

Comments

More like this