Dari Umar bin Khaththab kepada Fulan bin Fulan.  Salam atas kamu.  Aku memuji-Mu, ya Allah, Yang tidak ada Tuhan selain Dia, Pengampun dosa, Penerima tobat, sangat keras siksa-Nya. Tidak ada Tuhan selain Dia. Kepada-Nyalah tempat kembali.

Dari Umar bin Khaththab kepada Fulan bin Fulan. Salam atas kamu. Aku memuji-Mu, ya Allah, Yang tidak ada Tuhan selain Dia, Pengampun dosa, Penerima tobat, sangat keras siksa-Nya. Tidak ada Tuhan selain Dia. Kepada-Nyalah tempat kembali.

Malaikat itu menghadap kepada Allah Swt sembari melaporkan, “Sesungguhnya seorang hamba telah mengucapkan suatu perkara yang kami tidak tahu bagaimana harus menulis (pahala)nya.” Meski Allah Swt Mahatahu semua kejadian, Dia bertanya, “Apa yang diucapkan oleh hamba-Ku?”

Malaikat itu menghadap kepada Allah Swt sembari melaporkan, “Sesungguhnya seorang hamba telah mengucapkan suatu perkara yang kami tidak tahu bagaimana harus menulis (pahala)nya.” Meski Allah Swt Mahatahu semua kejadian, Dia bertanya, “Apa yang diucapkan oleh hamba-Ku?”

Semoga bermanfaat

Semoga bermanfaat

Berdoalah ketika waktu mustajabah. Di antara adzan dan iqamah, sesaat setelah selesai shalat, dalam sujud, saat bepergian, ketika hujan turun, di sepertiga malam, seusai membaca al-Qur’an, di hari Jum’at, dan banyak lagi waktu lainnya.

Berdoalah ketika waktu mustajabah. Di antara adzan dan iqamah, sesaat setelah selesai shalat, dalam sujud, saat bepergian, ketika hujan turun, di sepertiga malam, seusai membaca al-Qur’an, di hari Jum’at, dan banyak lagi waktu lainnya.

beberapa saat sebelum waktu berbuka puasa menyapa, diketuklah pintu rumah kedua pasangan Rabbani ini. Rupanya, ada seorang pengemis yang meminta sedekah. Lantas, dengan ikhlas, ‘Ali memerintahkan istrinya untuk memberikan dua potong roti itu kepada pengemis. Alhasil, mereka berdua hanya berbuka puasa dengan meminum air putih.

beberapa saat sebelum waktu berbuka puasa menyapa, diketuklah pintu rumah kedua pasangan Rabbani ini. Rupanya, ada seorang pengemis yang meminta sedekah. Lantas, dengan ikhlas, ‘Ali memerintahkan istrinya untuk memberikan dua potong roti itu kepada pengemis. Alhasil, mereka berdua hanya berbuka puasa dengan meminum air putih.

Subhanallah, Alhamdulillah, Laa Ilaha Illallah, Allahu Akbar. Semoga kita layak menjadi bagian dari rombongan pertama ini. Aamiin.

Subhanallah, Alhamdulillah, Laa Ilaha Illallah, Allahu Akbar. Semoga kita layak menjadi bagian dari rombongan pertama ini. Aamiin.

Banyak orang terdekat yang bertanya-tanya tentang isi buntalan kain sang pangeran pembebas al-Quds ini. Pasalnya, buntalan kain itu senantiasa dibawa olehnya baik dalam keadaan perang maupun damai. Karenanya, tak sedikit orang yang berspekulasi tentang isinya. Satu yang disepakati oleh orang-orang kala itu: isinya pastilah sesuatu yang amat berharga.

Banyak orang terdekat yang bertanya-tanya tentang isi buntalan kain sang pangeran pembebas al-Quds ini. Pasalnya, buntalan kain itu senantiasa dibawa olehnya baik dalam keadaan perang maupun damai. Karenanya, tak sedikit orang yang berspekulasi tentang isinya. Satu yang disepakati oleh orang-orang kala itu: isinya pastilah sesuatu yang amat berharga.

Selain dianugerahkan kepada Rasulullah Saw, telaga itu juga didatangi oleh umat-umatnya yang taat, “Ia akan didatangi oleh umatku pada Hari Kiamat,” lanjut beliau menerangkan lebih mendalam, “Jumlah gelasnya sebanyak jumlah bintang-bintang.”

Selain dianugerahkan kepada Rasulullah Saw, telaga itu juga didatangi oleh umat-umatnya yang taat, “Ia akan didatangi oleh umatku pada Hari Kiamat,” lanjut beliau menerangkan lebih mendalam, “Jumlah gelasnya sebanyak jumlah bintang-bintang.”


More ideas
Pinterest
Search