POLITIK

Collection by Sawali Tuhusetya

11 
Pins
 • 
347 
Followers
Sawali Tuhusetya
  Dresses, Fashion, Politics, Vestidos, Moda, Fashion Styles, The Dress, Fasion, Dress

MENCAIRNYA "PERANG DINGIN" MEGA-SBY | Catatan Sawali Tuhusetya

Benih-benih konflik Mega-SBY bermula pada tahun 2003, saat itu muncul isu SBY yang menjabat sebagai Menko Polkam akan maju sebagai capres. Kubu Mega mencium aroma manuver politik SBY semakin jelas. Sentimen politik kedua tokoh ini makin memburuk hingga SBY menduduki tahta kepresidenan hingga dua periode (2004-2009 dan 2009-2014). Mereka jarang bertemu. Bahkan, undangan dalam upacara peringatan HUT RI di Istana Merdeka jarang dihadiri Mega. Ada sebuah pemeo 'lebih mudah mengecat awan…

Agaknya pemerintah memiliki agenda tersendiri di balik UN itu. UN hendak dijadikan sebagai “martir” pencitraan publik di mata dunia bahwa pe... Mata, Politics

Benarkah Dunia Pendidikan Kita Sedang "Sakit"? | Catatan Sawali Tuhusetya

(Refleksi Hardiknas 2008) Seabad sudah bangsa kita melalui sebuah fase historis berjargon kebangkitan nasional. Dinamika bangsa pun mengalami pasang-surut. Dunia pendidikan yang notabene menjadi basis pencerahan peradaban bangsa pun telah mengalami fase-fase bersejarah dan telah banyak menghasilkan out-put yang turut mewarnai dinamika perjalanan hidup bangsa dari generasi ke generasi. Kita tidak bisa mengingkari sebuah kenyataan bahwa pendidikan menjadi sebuah entitas yang akan sangat…

Ibarat naik menara, dua kaki kita saat ini sudah berada di anak tangga yang baru. Namun, jejak-jejak kaki kita di tangga sebelumnya masih begitu terasa getarannya. Ecards, Dan, Memes, Politics, E Cards, Animal Jokes, Meme
PoliticsAnimal JokesMeme

Korupsi, Otonomi Daerah, dan "Pedang Kekuasaan" | Catatan Sawali Tuhusetya

Ibarat naik menara, dua kaki kita saat ini sudah berada di anak tangga yang baru. Namun, jejak-jejak kaki kita di tangga sebelumnya masih begitu terasa getarannya. Dan jika kita menengok ke bawah, betapa dengan jelas masih bisa kita saksikan jejak-jejak kaki kehidupan setahun silam. Ada yang mampu menumbuhkan sikap optimis, tetapi tidak sedikit juga aspek kehidupan yang membuat dada kita terasa sesak; pesimis sekaligus ironis. Dengan nada sedih harus kita kita katakan, dalam kehidupan…

Tragedi Mei 1998 dan Runtuhnya Basis Kemanusiawian Kita: Catatan Sawali Tuhusetya

Tragedi Mei 1998 dan Runtuhnya Basis Kemanusiawian Kita | Catatan Sawali Tuhusetya

"Sekitar jam 11.30, saya melihat beberapa orang di antara massa mencegat sebuah mobil dan memaksa penumpang turun, kemudian menarik dua orang gadis keluar. Mereka mulai melucuti pakaian kedua gadis itu dan memperkosanya beramai-ramai. Kedua gadis itu coba melawan sambil menjerit ketakutan, namun sia-sia," tutur seorang saksi mata di Muara Angke, Jakarta pada tanggal 14 Mei 1998. "Hati saya masih sangat perih. Hidup saya tak berarti, hampa. Sampai kapan pun saya tidak akan bisa melupakan…

  Facebook, Politics

HARUSKAH FACEBOOK IKUT BERTANGGUNG JAWAB? | Catatan Sawali Tuhusetya

Gaduh Saracen baru memasuki babak awal. Masih jauh dari klimaks. Sindikat yang diduga terlibat dalam memproduksi hoaks berdasarkan pesanan itu kabarnya memiliki ratusan ribu akun Facebook. Hoaks yang diduga mengandung ujaran kebencian, bahkan fitnah itu, disebarkan secara masif oleh pasukan buzzer bayaran ke media sosial, khususnya facebook. Tentu, kita sangat berharap, aparat kepolisian bertindak profesional, terbuka, dan adil dalam membongkar kasus pelik ini. Kalau memang benar adanya…

Anak-anak negeri ini tidak hanya belajar hidup dari bangku pendidikan, tetapi mereka juga mendapatkan “asupan” pendidikan berdasarkan peristiwa-peristiwa riil yang terjadi di tengah-tengah kehidupan. Ketika peristiwa sosial-politik yang terjadi sarat dengan kekerasan dan vandalistis, secara tidak langsung anak-anak bangsa negeri ini –disadari atau tidak– juga akan mendapatkan “limbah” yang akan memengaruhi perilaku dan karakter kesehariannya. Politics

Pendidikan, Politik, dan Karakter Bangsa | Catatan Sawali Tuhusetya

(Refleksi dan Catatan Kecil Akhir Tahun 2014) Sepanjang tahun 2014, negeri ini bagaikan pentas drama yang sarat dengan konflik dan kekerasan. Penonton (baca: rakyat) dari berbagai lini dan lapisan usia menyaksikan drama tragis itu dengan berbagai respon. Para pelaku di atas panggung politik –seperti sikap dan perilaku politisi pada umumnya—sangat apatis, bahkan cenderung mempersetankan teriakan-teriakan penonton. Mereka terus saja bermain dan bermain dengan penuh improvisasi politik yang…

Nah, mulai memudarnya pamor parpol besar akibat dihadang banyak masalah, seharusnya menjadi momentum yang tepat bagi parpol pendatang baru u... Politics

politik, pemilu, pesta demokrasi, elite parpol | Catatan Sawali Tuhusetya

Tak lama lagi, bangsa kita akan menggelar pesta demokrasi; sebuah piranti negara yang amat strategis sebagai momentum untuk melakukan sebuah perubahan. KPU telah mengesahkan 34 parpol yang akan melaju dan melenggang dalam pesta demokrasi itu. Ini artinya, persaingan akan semakin ketat. Setiap parpol akan terus bersaing dan berjuang untuk meraih simpati rakyat dengan berbagai cara. Para elite partai dipastikan telah merancang berbagai strategi jitu untuk mengumpulkan suara rakyat ke dalam…

Memang tidak mudah, bahkan mustahil, menemukan sosok pemimpin yang memiliki basis empat karakter secara sempurna sebagaimana tersermin dalam sosok kepemimpinan Rasulullah. Meski demikian, kita masih sangat berharap keteladanan Rasulullah bisa dijadikan sebagai kiblat bagi para pemimpin negeri ini dalam mengelola dan mengurus negara. Politics

Keteladanan Rasulullah di Tengah Krisis Kepemimpinan Nasional | Catatan Sawali Tuhusetya

Negeri ini agaknya tengah mengalami krisis kepemimpinan. Mereka yang tengah berada dalam lingkaran elite kekuasaan bukannya berjuang untuk menyejahterakan rakyat, melainkan justru terlena dan tenggelam dalam labirin kekuasan yang korup. Aset negara yang seharusnya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat makin tak jelas rimbanya. Rakyat hidup dalam jeratan kemiskinan dan keterbelakangan. Kesenjangan sosial pun makin menganga lebar akibat kekayaan yang hanya dinikmati beberapa…

Pasca-reformasi, negeri ini telah mengalami beberapa kali suksesi. Mulai Habibie, Gus Dur, Megawati, hingga SBY.

Kesadaran Kolektif yang Terkoyak | Catatan Sawali Tuhusetya

(Refleksi Satu Dekade Reformasi) Bangsa merupakan keinsyafan, sebagai suatu persekutuan yang tersusun jadi satu, yaitu keinsyafan yang terbit karena percaya atas persamaan nasib dan tujuan. Keinsyafan tujuan bertambah besar karena sama seperuntungan, malang yang sama diderita, mujur yang sama didapat oleh karena jasa bersama. (Mohammad Hatta) Sengaja saya kutip pernyataan Bung Hatta sebagai prolog tulisan ini sekadar untuk mengingatkan betapa sebagai sebuah bangsa, kita (nyaris) telah…

atu lagi tontonan publik menjelang Pilpres 2009 yang tak kalah seru adalah debat antartim sukses Capres-Cawapres. Saga, Singing, Banner, Politics, Banner Stands, Banners

Apologi Berlebihan Tim Sukses Capres | Catatan Sawali Tuhusetya

Oleh: Sawali TuhusetyaSatu lagi tontonan publik menjelang Pilpres 2009 yang tak kalah seru adalah debat antartim sukses Capres-Cawapres. Setelah dikritik banyak kalangan lantaran sepi dialog dan tanya-jawab yang cerdas dan kritis dari para capres, giliran tim suksesnya yang melakukan aksi orasi sampai berbusa-busa. Mereka cenderung melakukan apologi berlebihan terhadap Capres dukungannya. Hantam sana-hantam sini, berkelit menghindar, lantas mengeluarkan jurus pamungkas yang bisa mematikan…

Dampak gempa dan tsunami Jepang dinilai akan lebih memberikan ancaman serius bagi kondisi perekonomian dan politik nasional daripada sekadar berita heboh media massa Australia tersebut. Tsunami, Japan, Politics, Japanese Dishes, Tsunami Waves, Japanese
JapanPoliticsJapanese Dishes