Secret identity

158 Pin39 Pengikut
Purbanegoro (Ambarukmo Jogja) Purba = memelihara, negoro = negara.  Bentuk ceplok purbonegoro seperti bunga heliantus annus - keluarga bunga compsiteae. Motif ini dahulu dikenakan oleh raja atau pimpinan;  mengandung makna bahwa pimpinan wajib memelihara negara sebaik-baik nya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, termasuk memelihara kelestarian lingkungan.

Purbanegoro (Ambarukmo Jogja) Purba = memelihara, negoro = negara. Bentuk ceplok purbonegoro seperti bunga heliantus annus - keluarga bunga compsiteae. Motif ini dahulu dikenakan oleh raja atau pimpinan; mengandung makna bahwa pimpinan wajib memelihara negara sebaik-baik nya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, termasuk memelihara kelestarian lingkungan.

32. PRAMUGARI, Yogyakarta

32. PRAMUGARI, Yogyakarta

bokor batik Solo - Indonesia

bokor batik Solo - Indonesia

Batik Lawas Sogan - Indonesia

Batik Lawas Sogan - Indonesia

Batik 3 Negri Masin Sekarjagad.

Batik 3 Negri Masin Sekarjagad.

Udan Liris (Ambarukmo Jogja) Udan Liris = hujan gerimis lambang kesuburan. Pola ini terdiri dari 7 motif batik yang di susun menjadi bentuk lereng.  Diartikan sebagai penghargaan agar yang mengenakan dapat selamat, sejahtera,  tabah, berprakarsa dalam menunaikan kewajiban demi kepentingan nusa dan bangsa.  Dulu merupakan pola yang hanya boleh dikenakan oleh raja dan keluarganya.

Udan Liris (Ambarukmo Jogja) Udan Liris = hujan gerimis lambang kesuburan. Pola ini terdiri dari 7 motif batik yang di susun menjadi bentuk lereng. Diartikan sebagai penghargaan agar yang mengenakan dapat selamat, sejahtera, tabah, berprakarsa dalam menunaikan kewajiban demi kepentingan nusa dan bangsa. Dulu merupakan pola yang hanya boleh dikenakan oleh raja dan keluarganya.

Semen SidoAsih (Ambarukmo  Jogja) Sido= menjadi, asih= sayang, mengasihi. Motif ini melambangkan harapan hidup bersama dalam rasa saling mengasihi dikala suka dan duka dengan lambaran takwa kepada  Tuhan YME.  Sebagaimana sido mukti, sido asih juga dikenakan oleh pengantin diupacara panggih dan ijab kabul.

Semen SidoAsih (Ambarukmo Jogja) Sido= menjadi, asih= sayang, mengasihi. Motif ini melambangkan harapan hidup bersama dalam rasa saling mengasihi dikala suka dan duka dengan lambaran takwa kepada Tuhan YME. Sebagaimana sido mukti, sido asih juga dikenakan oleh pengantin diupacara panggih dan ijab kabul.

Barong Seling Nithik (Ambarukmo Jogja) Disini nitik diselingkan dengan pola barong yang merupakan pola larangan, warna dan bentuk yang kontras menjadikan indah. Membangun keberagaman yang bersanding dan bersatu serta menjadi kekuatan dan keindahan

Barong Seling Nithik (Ambarukmo Jogja) Disini nitik diselingkan dengan pola barong yang merupakan pola larangan, warna dan bentuk yang kontras menjadikan indah. Membangun keberagaman yang bersanding dan bersatu serta menjadi kekuatan dan keindahan

Parang Klithik Gapit Seling Templek (Ambarukmo Jogja) Pada motif ini parang plenik digapit dengan parang templek, sehingga menjadi komposisi yang indah. Menggambarkan harmonisasi dari perbedaan pandangan.

Parang Klithik Gapit Seling Templek (Ambarukmo Jogja) Pada motif ini parang plenik digapit dengan parang templek, sehingga menjadi komposisi yang indah. Menggambarkan harmonisasi dari perbedaan pandangan.

Semen Wahyu Tumurun (Ambarukmo Jogja) Motif ini menggambarkan harapan turunnya wahyu (anugerah) yaitu wahyu/kejatuhan wahyu (kedunungan wahyu), dijauhkan dari segala godaan, rintangan dan halangan.

Semen Wahyu Tumurun (Ambarukmo Jogja) Motif ini menggambarkan harapan turunnya wahyu (anugerah) yaitu wahyu/kejatuhan wahyu (kedunungan wahyu), dijauhkan dari segala godaan, rintangan dan halangan.

Pinterest
Cari