Cerita Anak I

Lihatlah Taman LLover Lebih Dekat
Kucing hitam tiba-tiba menggeram marah dan matanya berkilat berubah warna menjadi merah. Oland terkejut hingga jatuh teruduk. "Kau... kau kucing setan!!"

Kucing hitam tiba-tiba menggeram marah dan matanya berkilat berubah warna menjadi merah. Oland terkejut hingga jatuh teruduk. "Kau... kau kucing setan!!"

"Aku tidak diijinkan bermain di taman, kau mau bermain denganku di rumah?"

"Aku tidak diijinkan bermain di taman, kau mau bermain denganku di rumah?"

Oland yakin, baru saja kucing hitam berlari ke arah taman. Oland pun berbalik dan menemukan kucing itu ada di hadapannya. Dia berjongkok di depan kucing hitam dan bertanya, "Kau tadi dari Taman LLover?" Lalu kucing itu megendus kaki Oland dan mengeong lagi.

Oland yakin, baru saja kucing hitam berlari ke arah taman. Oland pun berbalik dan menemukan kucing itu ada di hadapannya. Dia berjongkok di depan kucing hitam dan bertanya, "Kau tadi dari Taman LLover?" Lalu kucing itu megendus kaki Oland dan mengeong lagi.

Oland menghentikan langkahnya lalu melihat ke belakang. Di rumahnya sedang tidak ada orang, Ayah belum pulang kerja dan Ibu sedang pergi bersama teman-temannya. Dia teringat larangan ibunya, lalu memutuskan kembali ke rumah. Namun Oland mendengar suara kucing hitam. "Meooong," seru kucing hitam yang sudah ada di belakangnya.

Oland menghentikan langkahnya lalu melihat ke belakang. Di rumahnya sedang tidak ada orang, Ayah belum pulang kerja dan Ibu sedang pergi bersama teman-temannya. Dia teringat larangan ibunya, lalu memutuskan kembali ke rumah. Namun Oland mendengar suara kucing hitam. "Meooong," seru kucing hitam yang sudah ada di belakangnya.

Sebuah taman bernama Taman LLover yang terkenal penuh misteri dan memiliki kekuatan magic. Orang tua melarang anak-anak bermain ke sana, itu sebabnya orang tua Oland memberikan tab agar dia mau bermain di dalam rumah.

Sebuah taman bernama Taman LLover yang terkenal penuh misteri dan memiliki kekuatan magic. Orang tua melarang anak-anak bermain ke sana, itu sebabnya orang tua Oland memberikan tab agar dia mau bermain di dalam rumah.

Di luar, ada kucing hitam yang menyeringai ke arahnya. Oland terkejut dan segera berlari ke luar rumah. Terlihat kucing itu berlari ke arah taman.

Di luar, ada kucing hitam yang menyeringai ke arahnya. Oland terkejut dan segera berlari ke luar rumah. Terlihat kucing itu berlari ke arah taman.

Namun, hari itu Oland sedang tidak semangat bermain tab. Dia pun melihat ke luar jendela sambil mengeluh, "Membosankan."

Namun, hari itu Oland sedang tidak semangat bermain tab. Dia pun melihat ke luar jendela sambil mengeluh, "Membosankan."

Sepulang sekolah, Oland biasanya bermain tab sampai waktunya tidur. Selalu seperti itu, sejak dia mendapat tab di hari ulang tahunnya yang ke-delapan.

Sepulang sekolah, Oland biasanya bermain tab sampai waktunya tidur. Selalu seperti itu, sejak dia mendapat tab di hari ulang tahunnya yang ke-delapan.

Pinterest
Cari