When autocomplete results are available use up and down arrows to review and enter to select. Touch device users, explore by touch or with swipe gestures.
by Reza Gunawan

Jaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja

May 28, 2021
Tempat kerja sering menjadi salah satu sumber pemicu gangguan kesehatan mental. Seperti apa gangguan mental yang sering muncul di tempat kerja dan bagaimana mengatasinya?

Hi Reza, bisa diceritakan sedikit bagaimana holistic healing bisa membantu kesehatan mental?

Holistik healing agak berbeda dengan pemahaman kesehatan secara umum. Secara umum, batin dan badan dianggap sebagai dua kesatuan yang terpisah. Tidak dipelajari secara menyeluruh. Kalau kita mau belajar mengenai badan, kita harus ikut sekolah ilmu kedokteran saja yang mempelajari fisik saja. Sementara kalau kita mempelajari psikis atau batin, kita belajar ilmu psikologi dan ilmu psikiater saja. Sementara holistik healing adalah sebuah ilmu yang membahas kesehatan kita secara menyeluruh, di mana manusia antara badan, batin, jiwa, rohani dan energinya dilihat sebagai satu kesatuan.

Jadi pada holistic healing permasalahan mental dilihat lebih menyeluruh?

Ketika seseorang punya gangguan kesehatan mental, tidak hanya mentalnya saja yang dianalisa tapi juga tubuhnya, energinya, pengalaman hidupnya, relasi sosialnya, sehingga menurut saya holistik healing bisa memberikan solusi yang lebih lengkap, lebih komprehensif, dan lebih punya kemampuan untuk menuntaskan hingga akar masalah. Karena di dalam holistik healing, apakah itu bentuknya diterapi oleh profesional, maupun menerapi diri sendiri dalam bentuk self healing. Yang diterapi itu lengkap lapisan fisik, mental, emosional, dan spiritual.

Seperti apa biasanya masalah yang sering dikeluhkan klien Reza tentang tempat kerja?

Tentunya keluhan tentang tempat kerja sangat tergantung dari kita bekerja di mana, profesi kita apa, industri kita apa? Tapi kalau mau ditarik benang merahnya, hanya ada tiga kategori besar di tempat kerja yang menyebabkan gangguan kesehatan yaitu terlalu stres, terlalu letih, dan terlalu sibuk. Tiga-tiganya ini, bila sudah masuk ke batas terlalu, maka dia sudah tidak sehat menyebabkan hilangnya keseimbangan hidup, dan munculnya berbagai masalah dan penyakit.

Bagaimana kita tahu ketika sudah memasuki batas 'terlalu'?

Kalau cuman sekedar stress, letih, dan sibuk bukan terlalu. masih wajar tentunya. Ketika muncul 3 keluhan ini, dia kemudian akan bermanifestasi dalam berbagai jenis gejala dari gangguan tidur, gangguan cemas, gangguan panik, gangguan emosional, pemarah. Hingga ke penyakit-penyakit fisik dari mulai gangguan syaraf, pencernaan, hormon, sebagainya.

Apa hal pertama yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut?

Menurut saya ada 3 hal, 3 tahap ya. Yang pertama adalah self responsibility. Yaitu sebuah bentuk kesadaran bahwa apapun yang terjadi pada kita, itu adalah tanggung jawab kita yang paling besar mempengaruhi keadaannya, dan tanggung jawab kita yang paling besar untuk memperbaiki keadaannya. Ketimbang menyalahkan situasi atau menyalahkan orang lain.

Lalu yang kedua?

Kedua adalah self-awareness yaitu menyadari apa yang sedang terjadi, apa yang menyebabkan masalahnya, dan bagaimana masalahnya ini muncul sebagai gejala sehari-hari, ketika kita sadar apa yang sedang terjadi semacam ada alarm yang mengingatkan kita untuk mengatasinya.

Ketiga?

Jadi yang pertama adalah self-responsibility, yang kedua adalah self-awareness, yang ketiga adalah Self healing yaitu aplikasi dari teknik-teknik praktis yang bersifat simple, alamiah, dan mandiri yang kita bisa lakukan untuk memulihkan hal tersebut. Misalnya kalau stress ya kita lakukan teknik self healing yang sifatnya memulihkan stres. Kalau letih, tekniknya lain lagi, untuk ngecharge tubuh dan baterai kita sehingga kita kembali segar. Lalu kalau sibuk maka kita perlu melakukan perubahan-perubahan dalam pola kerja kita, agar kerja kita berkurang sibuknya, tapi tetap produktif. Teknik self healing ini kami biasa ajarkan di dalam bentuk-bentuk berbagai pelatihan, sehingga orang tidak tergantung pada terapis, tapi bisa mengerjakan sebagian besar sendiri. Nah, bila mana mengerjakan sendiri, tiga hal ini self-responsibility, self-awareness, & self-healing, kemudian masih belum teratasi juga, maka baru kami sarankan untuk didampingi oleh terapis profesional agar bisa tuntas.

Apa yang bisa dilakukan sehari-hari untuk menjaga tubuh & pikiran dari hal-hal toxic di tempat kerja?

Apa yang bisa dilakukan sehari-hari untuk menjaga tubuh dan pikiran dari hal-hal toxic di tempat kerja. Ya seperti pertanyaan sebelumnya, jaga diri anda. Tetap sadar agar kalau stres, jangan terlalu stres. Kalau sibuk jangan terlalu sibuk. Kalau letih jangan terlalu letih. Pelajari dan kuasai teknik self-healing agar kita bisa memelihara kesehatan kita.

Seringkali orang tidak menyadari mereka punya masalah kesehatan mental. Apa tanda-tanda yang bisa dikenali diri sendiri untuk mulai mencari bantuan profesional untuk kesehatan mental?

Kalau menurut saya, definisi saya mengenai kesehatan mental itu sangat ringan dan sangat informal. Definisi saya adalah batin yang jernih, tenang dan lega. Kalau kita sudah mulai tidak jernih, mulai tidak terang, mulai tidak lega, maka itulah saatnya kita untuk memelihara dan memulihkan kesehatan mental kita. Bukan dengan langsung mencari bantuan profesional, tapi mulai dulu dengan self-healing. karena batin kita seperti itu, sebagian besar karena diri kita sendiri maka tanggung jawab kita juga untuk memulihkannya. Kalau sudah kita lakukan self healing dengan panduan yang benar dan tekun, belum bisa teratasi, baru kita mencari bantuan profesional demikian kira-kira dari saya semoga membantu ya.