Galeri Foto Kulonprogo

Berbagai gambar dari sudut Kulonprogo
18 Pin2 Pengikut
Di perjalanan menuju Goa Kiskendo, Girimulyo, Kulonprogo, beberapa gardu pandang di atas bukit akan terlihat. Gardu terbuka yang melambangkan keramahan masyarakat Menoreh

Di perjalanan menuju Goa Kiskendo, Girimulyo, Kulonprogo, beberapa gardu pandang di atas bukit akan terlihat. Gardu terbuka yang melambangkan keramahan masyarakat Menoreh

Alat musik Krumpyung merupakan alat musik khas Kulonprogo yang berkembang di Hargowilis, Kokap. Alat ini biasanya mengiringi langgam Jawa, uyon uyon dan campursari. Dibunyikan dengan cara dipukul namun ada juga yang ditiup

Alat musik Krumpyung merupakan alat musik khas Kulonprogo yang berkembang di Hargowilis, Kokap. Alat ini biasanya mengiringi langgam Jawa, uyon uyon dan campursari. Dibunyikan dengan cara dipukul namun ada juga yang ditiup

Saluran Pekik Jamal terletak di perbatasan antara Kecamatan Wates dengan Kecamatan Panjatan. Terdapat jembatan yang menghubungkan keduanya. Selain itu buah kelapa jenis Bojong Bulat di sebelah selatan jembatan ini juga terkenal kualitasnya

Saluran Pekik Jamal terletak di perbatasan antara Kecamatan Wates dengan Kecamatan Panjatan. Terdapat jembatan yang menghubungkan keduanya. Selain itu buah kelapa jenis Bojong Bulat di sebelah selatan jembatan ini juga terkenal kualitasnya

Kulonprogo tak ubahnya porselen yang tertutup debu. Nilainya tinggi meskipun debu menutup tubuh dan wajahnya sehingga kusam tak bergairah. Apa jadinya jika dibersihkan, dipoles kemudian dipasang dengan sistematis sesuai pola yang apik. Pariwisata berbasis kearifan lokal akan menjadi kebanggaan. Yang memunculkan semangat kemandirian, keuletan bahkan kesadaran bahwa setiap pribadi adalah porselen yang perlu dibersihkan untuk menemukan kilaunya.

Kulonprogo tak ubahnya porselen yang tertutup debu. Nilainya tinggi meskipun debu menutup tubuh dan wajahnya sehingga kusam tak bergairah. Apa jadinya jika dibersihkan, dipoles kemudian dipasang dengan sistematis sesuai pola yang apik. Pariwisata berbasis kearifan lokal akan menjadi kebanggaan. Yang memunculkan semangat kemandirian, keuletan bahkan kesadaran bahwa setiap pribadi adalah porselen yang perlu dibersihkan untuk menemukan kilaunya.

Kulonprogo ingin mandiri. Daerah ini bertekat mensejahterakan warga tanpa sekalipun meninggalkan kearifan lokal dan identitas yang telah terbangun rapi. Masyarakat lelah dengan stigma kawasan tertinggal. Kulonprogo ingin bangkit menggunakan kemampuan serta sumber daya yang dimiliki.

Kulonprogo ingin mandiri. Daerah ini bertekat mensejahterakan warga tanpa sekalipun meninggalkan kearifan lokal dan identitas yang telah terbangun rapi. Masyarakat lelah dengan stigma kawasan tertinggal. Kulonprogo ingin bangkit menggunakan kemampuan serta sumber daya yang dimiliki.

Bendung Sapon Lendah

Bendung Sapon Lendah

Batik Geblek Renteng sebagai batik khas Kulonprogo semakin berkembang. Sentra batik Kulonprogo yang berada di Kecamatan Lendah semakin kreatif dalam pewarnaan dan pilihan design yang variatif

Batik Geblek Renteng sebagai batik khas Kulonprogo semakin berkembang. Sentra batik Kulonprogo yang berada di Kecamatan Lendah semakin kreatif dalam pewarnaan dan pilihan design yang variatif

Mandala Teater merupakan gedung bioskop satu satunya di Kulonprogo. Tahun 2000 an bioskop Mandala akhirnya gulung tikar, setelah di masa akhirnya hanya mampu bertahan hidup dengan memutar film dewasa

Mandala Teater merupakan gedung bioskop satu satunya di Kulonprogo. Tahun 2000 an bioskop Mandala akhirnya gulung tikar, setelah di masa akhirnya hanya mampu bertahan hidup dengan memutar film dewasa

Grojogan Sewu diperbaiki akses jalan tanahnya sekitar bulan Maret 2014. Air terjuan yang menawan di Girimulyo berdekatan dengan Watu Blencong, Goa Kiskendo dan lain lain

Grojogan Sewu diperbaiki akses jalan tanahnya sekitar bulan Maret 2014. Air terjuan yang menawan di Girimulyo berdekatan dengan Watu Blencong, Goa Kiskendo dan lain lain

Monument ini didirikan masyarakat Tionghoa di Wates sebagai persembahan kepada Sri Paduka Paku Alam VII atas kepemimpinannya di Kabupaten Adikarta

Monument ini didirikan masyarakat Tionghoa di Wates sebagai persembahan kepada Sri Paduka Paku Alam VII atas kepemimpinannya di Kabupaten Adikarta


Ide lainnya
Pinterest
Cari